Internasional

Covid-19 Varian Baru IHU Jadi Ancaman Serius? Cek Faktanya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
08 January 2022 18:05
Infografis: Waspada RI, Muncul Varian Baru Covid-19 'IHU'

Jakarta, CNBC Indonesia - Belum selesai penyebaran virus corona varian Delta dan Omicron, kini muncul varian baru lain yang diberi nama 'IHU' atau B.1640.2. Varian ini pertama kali ditemukan di Prancis.

Mengutip NDTV, IHU sendiri sebenarnya sudah diidentifikasi sejak September 2021. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum memberi label varian yang sedang diselidiki (variant under monitoring) ini.

Sementara pemberitaan soal IHU pertama kali didapat dari laporan peneliti di Institut IHU Mediterranee Infection, Prancis. Peneliti menemukan kasus infeksi di Marseille, Prancis Selatan, sebanyak 12 kasus di mana semuanya dikaitkan dengan perjalanan dari Kamerun, salah satu negara di Afrika Bagian Tengah.


Dalam riset disebutkan bahwa varian ini mungkin memiliki 46 mutasi di dalamnya. Dua di antaranya N501Y dan E484K. N501Y pertama kali terlihat pada varian Alpha dan diyakini para ahli dapat membuatnya lebih menular. Sementara E484K bisa berarti bahwa varian tersebut akan lebih resisten terhadap vaksin.

Meski begitu, studi mengenai strain IHU yang dimuat di MedRxiv ini belum ditinjau sejawat, sehingga masih perlu banyak diketahui sejumlah hal soal varian baru tersebut.

Para ahli menyarankan hati-hati terhadap varian ini karena belum banyak data diketahui. Ini bukan hanya berlaku bagi IHU tapi juga Omicron. Varian baru Covid-19 juga diyakini akan terus muncul selama pandemi. Tetapi mereka juga yakin tidak semuanya mematikan atau menyebabkan penyakit parah.

"Ada banyak varian baru yang ditemukan sepanjang waktu, tetapi itu tidak berarti mereka akan lebih berbahaya. Apa yang membuat varian lebih terkenal dan berbahaya adalah kemampuannya untuk berkembang biak karena jumlah mutasi yang terkait dengan virus asli," kata ahli epidemiologi Eric Feigl-Ding.

"Saya ragu itu (IHU) akan menang atas Omicron (yang kecepatannya 5-6 kali lebih cepat dari Delta) atau Delta (yang kecepatannya dua kali lebih cepat dari aslinya)," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Waspada RI, Muncul Varian Baru Covid-19 'IHU'


(tfa/wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading