Internasional

RI Dapat Jabatan Baru di Lembaga Dunia, Apa Itu?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
06 January 2022 15:18
KRI Golok-688. (Dok: PT. Lundin Industry Invest)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia terus menerus berusaha untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai dan stabil. Dalam mewujudkan hal itu, RI melakukan beberapa langkah-langkah multilateral.

Salah satu manuver RI dalam kancah multilateral Indo-Pasifik adalah terpilihnya Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi, terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Indian Ocean Rim Association (IORA) periode 2022-2024. Pemilihan ini dilakukan pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IORA yang ke-21 di Dhaka, Bangladesh pada November lalu.


"Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan negara anggota IORA selama proses pemilihan Sekjen IORA yang baru," kata Menlu RI Retno pada Pernyataan Pers Tahunan Menlu (PPTM) 2022, Kamis (6/1/2022).

Retno berharap IORA dapat ikut berkontribusi membangun kawasan Samudra Hindia yang kuat. Menurutnya, hal tersebut penting untuk menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

"Indonesia berharap IORA dapat berkontribusi membangun Samudra Hindia yang kuat, yang berkontribusi bagi terciptanya kawasan Indo-Pacific yang stabil, damai dan sejahtera," jelasnya.

IORA merupakan satu-satunya organisasi regional di kawasan Samudra Hindia. Organisasi ini bertujuan memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, maritim, dan pembangunan berkelanjutan. IORA memiliki 23 negara anggota dan 9 mitra wicara.

Sementara itu, konflik teritorial masih terus berlangsung di wilayah Indo Pasifik. Salah satu yang paling hangat adalah konflik teritorial di Laut China Selatan (LCS) antara China dengan beberapa negara Asia Tenggara.

China bersikukuh mengklaim sekitar 90% dari lautan itu dalam apa yang disebut sebagai "sembilan garis putus-putus" di mana mencakup area seluas sekitar 3,5 juta kilometer persegi (1,4 juta mil persegi). Klaim tersebut telah menimbulkan ketegangan dengan sejumlah negara ASEAN dan melibatkan Amerika Serikat (AS) yang masuk dengan dalih "kebebasan navigasi".

 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cerita Menlu Retno Soal Beratnya Evakuasi WNI di Afghanistan


(tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading