Pantesan Lesu, Orang Kaya RI Pilih Belanja Apartemen di Luar!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
21 December 2021 10:15
Ilustrasi Apartemen (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketika di dalam negeri tengah ada fenomena apartemen "hantu" di mana banyak apartemen yang ditinggalkan penghuninya atau penyewanya sejak pandemi Covid-19 melanda, ternyata justru banyak orang kaya atau High Net Worth Individuals (HNWIs) di Indonesia lebih memilih membeli apartemen mewah di luar negeri.

Padahal harga apartemen mewah di dalam negeri lebih murah ketimbang negara tetangga.

Menurut riset Savills Asia yang diterbitkan 2020 lalu berjudul 'Jakarta Luxury Apartments', menjelaskan sudah banyak apartemen mewah yang dibangun di Jakarta, tapi pasar untuk hunian vertikal ini masih kecil ketimbang negara tetangga. Bahkan, saat ini pasar apartemen mewah sedang drop dan harganya pun hancur.


Para orang kaya Indonesia malah banyak membeli unit apartemen di luar negeri seperti Singapura, Hong Kong, Sydney, serta beberapa kota di Amerika Serikat.

Dari riset itu dijelaskan, kalau regulasi dianggap salah satu kendala apartemen pasar apartemen mewah di Indonesia pasarnya sangat kecil.

Selain itu batasan kepemilikan properti oleh orang asing dan pajak tinggi adalah faktor utama penyebab rendahnya daya saing Indonesia dengan pasar lain, dibandingkan Bangkok, kuala Lumpur, Hong Kong, Singapura, Manila, bahkan Ho Chi Minh.

"Meski banyak HNWI lokal, pasar apartemen mewah itu kecil dengan total kurang dari 25.000 unit. Hal ini mencerminkan kebiasaan orang kaya Indonesia untuk berbelanja di luar negeri dari pada dalam negeri," tulis riset itu.

Sementara ekspatriat dan orang asing yang tinggal di Indonesia menghadapi hambatan untuk membeli apartemen. Di Indonesia untuk mendapatkan sertifikat hak pakai lahan sementara selama 30 tahun dan bisa diperpanjang 20-30 tahun lagi persetujuan pemilik lahan.

Padahal Jakarta adalah pasar termurah untuk apartemen mewah, meski kualitas pembangunan masih kurang dibandingkan negara lain. Jika dibandingkan rata-rata harga di Jakarta mulai daru US$ 2.800 meter persegi, sementara Kuala Lumpur dan Singapura US$ 5.064 meter persegi dan US$ 14.400 meter persegi.

Namun Indonesia menjadi negara yang memiliki perekonomian terbesar di ASEAN, yang menarik banyak investor luar negeri. Sehingga pasar apartemen di Jakarta masih prospektif untuk jangka panjang.

Definisi apartemen mewah pada riset itu yang memiliki besaran unit 250 meter persegi dengan banyak fasilitas tambahan, seperti Olympic size kolam renang, spa, fitness centres, valet service, fine dining restaurants, Juga terletak di lokasi pusat bisnis. Berlokasi di Permata Hijau, Kuningan, Senayan, Setiabudi, Thamrin, Gatot Subroto, Kemang, Pondok Indah, Dharmawangsa.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Fakta-Fakta di Balik Fenomena Apartemen 'Hantu' di Jakarta


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading