Avanza Cs Terancam Tak Dapat PPnBM 0%, Ini Kata Bos Daihatsu!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
16 December 2021 17:15
All New Xenia di acara GIIAS 2021. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perindustrian memberi syarat bakal menerapkan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil secara permanen, syaratnya mobil yang akan mendapat relaksasi memiliki kandungan konten lokal minimal 80%. Angka ini lebih besar dari aturan sebelumnya yang paling sedikit hanya 70%.

Dalam Keputusan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 839 Tahun 2021 Tentang Kendaraan Bermotor Dengan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah Atas Penyerahan Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Ditanggung Oleh Pemerintah Pada Tahun Anggaran 2021, beberapa kendaraan memiliki kandungan lokal di bawah 80%, misalnya Toyota Avanza, Daihatsu Xenia hingga Daihatsu Terios.

Avanza tercatat hanya memiliki kandungan lokal 78,9%, kemudian Daihatsu Xenia sebesar 79,2% serta Terios sebesar 75,2%. Ketiganya merupakan produksi Astra Daihatsu Motor dan terancam tidak lagi mendapat diskon pada program yang akan datang. Namun, Daihatsu memberi sinyal nilainya kini lebih besar.


"Memang benar dari SE yang keluar, lokal konten Xenia 79,2% dalam lampiran yang mendapat dispensasi PPnBM. Angka itu keluar dari mana? Keluar dari masing-masing APM," kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra dalam konferensi pers virtual, Kamis (16/12/21).

Jadi semua APM diminta melaporkan berapa lokal konten versi APM dengan hitungan yang diberikan Kementerian Perindustrian, artinya itu bersifat pengakuan. Sementara itu untuk kali ini ada audit dengan perusahaan resmi yang ditunjuk pemerintah, yakni Surveyor Indonesia serta Sucofindo.

"Daihatsu diaudit Surveyor Indonesia, kami sudah dapat laporan hasil audit yang ditujukan kepada ADM untuk seluruh produksi ADM. Bisa saya katakan Terios dan Xenia semua sudah di atas 80%," sebut Amel.

Lebih lanjut, Ia menyebut Daihatsu berterimakasih jika program relaksasi PPnBM itu terus berlanjut dan bakal mengikuti aturan yang ada, termasuk memenuhi aturan main konten lokal minimal 80%.

"Jangan lihat data yang beredar sekarang, tapi Pemerintah akan mengeluarkan data audit, lebih baik kita pakai hasil audit karena sudah dilakukan audit oleh lembaga independen," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ada Tanda-Tanda Diskon PPnBM 100% Mobil Diperpanjang, Cek!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading