Sebagian Listrik Semeru Masih Mati, Besok Diupayakan Normal

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
05 December 2021 17:20
Villagers walk near their damaged home in an area affected by the eruption of Mount Semeru in Lumajang, East Java, Indonesia, Sunday, Dec. 5, 2021. The highest volcano on Indonesia’s most densely populated island of Java spewed thick columns of ash, searing gas and lava down its slopes in a sudden eruption triggered by heavy rains on Saturday. (AP Photo/Trisnadi)

Jakarta, CNBC Indonesia - PLN mengungkapkan hingga kini sebagian besar aliran listrik di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru masih padam. Mulanya, upaya untuk menormalkan banyak travo sudah akan berjalan hari ini, namun Gunung Semeru kembali erupsi tadi pagi.

"Sebenarnya pagi tadi mau kita normalkan 10 travo dan kita sudah di lokasi, tapi ternyata ada erupsi lagi jadi dilarang teman-teman yang berwenang untuk jangan beraktivitas dulu," kata Manager Bidang Distribusi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Adriansyah dalam konferensi pers, Minggu (5/12/21).

Akibat tertundanya perbaikan tersebut, saat ini ada 79 dari 112 gardu masih padam, sementara 33 lainnya sudah menyala. Selain itu, masih ada 22,826 pelanggan dari 30.523 pelanggan yang terdampak, sementara 7.697 sudah menyala. Namun, PLN menargetkan besok sebagian besar masyarakat sudah bisa mendapatkan aliran listrik kembali.


"PLN berencana pada posisi tarik jaringan baru 300m menyambung. PLN hari ini bergerak untuk pembangunan penanaman tiang sepanjang 300m. Diupayakan erection jaringan sehingga keseluruhan pelanggan disini diupayakan besok sore sekitar jam 17 sudah bisa dinormalkan," sebut Andriansyah.

Namun, memang perlu waktu dalam proses pemulihannya. Faktor suksesnya pemulihan bukan hanya mempertimbangkan unit personil, namun yang utama adalah kondisi di lapangan terkait erupsinya.

"Kita upayakan semaksimal mungkin bahwa untuk menormalkan jaringan yang kondisi existing keliatannya belum memungkinakn karena Jembatan Gladak Perak sudah putus dan nggak bisa dilalui kendaraan, kita gak bisa masuk ke daerah tersebut karena bahaya dan erupsi gunung semeru yang berlangsung," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tetap Waspada, Erupsi Gunung Semeru Masih Bisa Terjadi!


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading