Internasional

Duh! India Kebobolan Omicron, Belasan Kasus Ditemukan

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
03 December 2021 16:10
People wait to receive COVID-19 vaccine in Mumbai, India, Thursday, April 29, 2021. India set another global record in new virus cases Thursday, as millions of people in one state cast votes despite rising infections and the country geared up to open its vaccination rollout to all adults amid snags. (AP Photo/Rajanish Kakade)

Jakarta, CNBC Indonesia - India mengkonfirmasi kasus Covid-19 varian Omicron. Negeri Bollywood melaporkan dua kasus pertama Omicron, Kamis (2/12/2021) dan 12 kasus lainnya Jumat (3/12/2021).

"Dua orang dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron. Satu orang berusia sekitar 66 tahun dan seorang warga negara Afrika Selatan (Afsel), sudah pulang. Satu orang lagi adalah dokter berusia 46 tahun," kata Menteri Kesehatan Karnataka Dr K. Sudhakar menjelaskan kasus pertama, dikutip dari Times of India.


WN Afsel tersebut diketahui menghabiskan waktu seminggu di India dan sudah kembali ke negaranya setelah dites negatif. Beruntung lebih dari 250 orang yang memiliki kontak dengannya negatif.

Sementara pasien kedua merupakan seorang dokter yang tidak memiliki riwayat perjalanan. Baik WN Afsel dan dokter India sudah divaksinasi lengkap dan hanya menunjukkan gejala ringan.

Namun sejumlah yang berkontak dengan dokter tersebut dinyatakan positif. Tapi sampel mereka sedang diselidiki untuk menentukan variannya.

Sementara Jumat, 12 pasien yang diduga terinfeksi Omicron. Mereka telah dirawat di rumah sakit Lok Nayak Jai Prakash Narayan (LNJP) di Delhi.

"Delapan pasien Omicron sudah dirawat di rumah sakit LNJP. Sementara empat pasien baru diterima hari ini, dua diantaranya positif Covid-19 sedangkan dua lainnya menunggu hasil tes," menurut sebuah sumber.

Empat pasien baru diketahui merupakan warga Eropa. Dua berasal dari Inggris, satu dari Prancis dan satu dari Belanda.

India sendiri melaporkan 9.216 infeksi Covid-19 baru hari ini. Mengutip Worldometers, India kini tercatat memiliki total 34.615.757 kasus infeksi dan 471.115 kasus kematian.


[Gambas:Video CNBC]

(tfa/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading