Internasional

Alert! Jepang Tutup Pintu Warga Asing Mulai 30 November

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 November 2021 14:10
Bendera Jepang Terlihat di Atas Bank of Japan di Tokyo, Jepang pada 21 September 2016 (REUTERS/Toru Hanai)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang akan menutup kembali perbatasannya mulai 30 November 2021. Negeri Sakura akan melarang semua pelancong asing masuk guna mencegah mewabahnya virus corona B.1.1.529 atau Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan (Afsel).

"Kami akan melarang masuknya (baru) orang asing dari seluruh dunia mulai 30 November," kata Perdana Menteri Fumio Kishida kepada wartawan, Senin (29/11/2021).




Aturan ini disebut tak akan berlaku bagi orang pemegang residensi Jepang yang dalam perjalanan kembali. Mereka dan warga Jepang dapat tetap masuk dengan aturan karantina ketat.

Sejumlah pemegang residence dan warga Jepang yang kembali dari Afrika akan dikarantina sepuluh hari. Ini berlaku untuk asal Afsel, Namibia, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe, Botswana, Zambia, Malawi, dan Mozambik harus dikarantina ketat.

Sementara warga yang pulang dari negara selain itu, namun memiliki kasus Omricon juga haras menjalani karantina 10 hari. Meski belum mendeteksi kasus Omicron tetapi Institut Nasional Penyakit Menular Jepang sedang menganalisis kasus seorang pelancong dari Namibia yang baru-baru ini dites positif terkena virus corona.

"Saya bertanggung jawab penuh untuk itu," tambah Kishida.



Jepang telah mencatat lebih dari 18.300 kematian akibat virus corona selama pandemi, saat menghindari aturan penguncian ketat. Setelah awal yang lambat, program vaksinasi negara itu meningkat pesat, dengan 76,5% populasi sudah diinokulasi sepenuhnya.

Di awal pandemi, Jepang vampier menutup semua perbatasannya untuk asing. Namun November lalu aturan dilonggarkan bagi bisnis dan siswa asing.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Alert! Jepang Kebobolan Covid Omicron, Satu Kasus Ditemukan


(tfa/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading