Realisasi Investasi Jabar Tertinggi dan Buka Lapangan Kerja

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
25 November 2021 10:01
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat pembukaan The 3RD West Java Investment Summit 2021 di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021). Foto: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat pembukaan The 3RD West Java Investment Summit 2021 di Hotel Savoy Homan, Kota Bandung, Kamis (21/10/2021). (Dok: Pemprov Jabar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan Layanan Investasi 2021 terbaik kedua di Indonesia. Dari sisi realisasi investasi, Jabar jadi yang tertinggi di Indonesia dengan angka mencapai Rp 107 triliun di periode Januari-September 2021.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rakornas dan Anugerah Layanan Investasi di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (24/11).

"Dalam konteks realisasi investasi yang menang Jabar," ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).


Lebih lanjut, pada kurun waktu Januari hingga September 2021, realisasi investasi Jabar memberikan kontribusi 16,3 persen pada realisasi investasi nasional. Angka realisasi investasi Jabar yang datang dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tersebut mampu membuka lapangan pekerjaan saat masa pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Selain itu, Bahlil menargetkan realisasi investasi secara nasional pada tahun depan akan naik dari Rp 900 triliun menjadi Rp 1.200 triliun. Untuk itu, ia mendorong kepala daerah beserta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk bersama-sama mencapai target tersebut.

"Target realisasi tahun depan Rp1.200 triliun. Karena itu saya undang kepala daerah dan DPMPTSP dalam Rakornas itu untuk kejar target itu," tambah Bahlil.

Sementara itu, Presiden RI, Joko Widodo turut memberikan arahan dalam Rakornas tahunan tersebut. Jokowi menekankan agar semua kepala daerah dan dinas mampu mengantisipasi ketidakpastian global akibat pandemi COVID-19. Jokowi berharap semua pihak bisa menjaga momentum keterkendalian COVID-19 di Indonesia agar ekonomi tumbuh lebih baik lagi.

"Investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi karena kita kalau terlalu berfokus pada APBN, defisit kita ini, meskipun saya tahu Bu Menkeu ini sangat prudent, sangat hati-hati dalam mengelola APBN kita. Oleh sebab itu, yang di luar APBN ini harus digerakkan, kembali lagi, investasi," kata Presiden dilansir dari situs setkab.go.id.

Sebagai informasi, Rakornas investasi adalah acara tahunan Kementerian Investasi/BKPM dalam harmonisasi kebijakan dan menyatukan visi terkait target investasi maupun berbagai kebijakan terbaru yang perlu dipahami oleh seluruh instansi pusat dan daerah.

Sementara itu, anugerah layanan investasi 2021 merupakan penghargaan utama dalam kegiatan penilaian kinerja pelayanan terpadu satu pintu dan kinerja percepatan pelaksanaan berusaha (PPB) pemerintah daerah. Subjek penilaiannya yakni 17 kementerian negara/ lembaga, 34 pemerintah provinsi, 415 pemerintah kabupaten, dan 93 pemerintah kota.


[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading