Terima Dubes Ukraina, Jawa Barat Buka Potensi Ekonomi Baru

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
25 November 2021 09:55
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Foto: Dok Pemprov Jabar

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil belum lama ini menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin, di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (23/11/2021). Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas sejumlah potensi kerja sama.

Menurut Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Setda Provinsi Jabar, Dodit Ardian Pancapana, Dubes Ukraina ingin menjalin hubungan yang baik dengan Gubernur Jabar dikarenakan baru satu bulan menjabat.

"Pak Dubes ini baru sebulan menjabat ia ingin bersilaturahim dulu," ujar Dodit dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Ia menambahkan, kerja sama dalam berbagai hal ini diawali dengan hubungan dan komunikasi yang baik antar kedua belah pihak. Menurutnya, dari komunikasi yang baik itu, akhirnya terbentuk berbagai kerja sama.

Pertemuan tersebut tidak menutup kemungkinan sejumlah kerjasama yang akan dijalin dalam bidang ekonomi. Optimisme ini didukung dengan Kang Emil yang sempat menawarkan 7 ekonomi baru pasca COVID-19 yang dapat dimanfaatkan investor Ukraina. Salah satunya di sektor pangan yang terbukti tangguh terhadap disrupsi COVID-19.


"Pak Gubernur sempat menawarkan food security lalu juga ada kemungkinan mengembangkan potensi lokal Jabar yaitu ekspor kopi," tutur Dodit.

Terkait kopi, Ridwan Kamil berharap di waktu mendatang dapat membuka Kafe Jabarano di Lviv, yaitu kota di Ukraina yang dikenal sebagai pusat perdagangan, industri, seni budaya dan pariwisata. Selain menjadi kedai kopi, kafe tersebut nantinya sekaligus akan menjadi etalase Jabar.

Dodit menuturkan, dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga membahas mengenai kawasan Metropolitan Rebana yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jabar. Ia memastikan, bulan Desember mendatang akan diadakan zoom meeting antara Gubernur Jabar dengan para pengusaha Ukraina.

"Desember nanti akan ada zoom meeting antara pak Gubernur dengan para pengusaha Ukraina, mereka inginnya B to B langsung," pungkas Dodit.



[Gambas:Video CNBC]

(rah/rah)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading