China Punya Rudal Hipersonik, AS Buru-Buru Bikin Penangkalnya

News - Shalini, CNBC Indonesia
21 November 2021 17:45
Korea Utara melakukan uji coba nuklir, negeri itu meluncurkan rudal hipersonik. (via REUTERS/RAYTHEON MISSILES & DEFENSE)

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan sistem rudal yang akan mampu mempertahankan Amerika Serikat dari serangan senjata hipersonik, Pentagon memilih Northrop Grumman, Lockheed Martin dan Raytheon. Langkah ini dilakukan di tengah tudingan AS ke China yang dianggap sudah memiliki rudal hipersonik yang sempat diujicoba.

Ketiga perusahaan tersebut diberikan kontrak terpisah dengan total $60 juta atau sekitar Rp 856,16 miliar untuk mengembangkan pencegat fase luncur yang akan dipandu oleh konstelasi satelit dan sensor untuk mencegat rudal hipersonik di dalam atmosfer bumi saat meluncur menuju sasarannya.

Di tahun 2022, Badan Pertahanan Rudal mengalokasikan US$ 136 juta atau Rp 1,94 triliun untuk penelitian, pengembangan, pengujian dan evaluasi untuk sistem pertahanan senjata hipersonik.


Amerika Serikat dan saingan globalnya telah mengintensifkan upaya mereka untuk membangun senjata hipersonik yang merupakan generasi senjata berikutnya yang dapat terbang dengan kecepatan tinggi.

Oleh karena itu, untuk menangkal senjata hipersonik dibutuhkan sistem pertahanan yang lebih cepat dan sistem baru untuk mengalahkannya.

Seringkali, Pentagon mengadakan kompetisi untuk kontrak senjata atau pertahanan dalam upaya untuk mendapatkan produk dengan kualitas terbaik dengan harga terendah.

Awal musim gugur ini, seorang pejabat pertahanan mengatakan Badan Pertahanan Rudal bekerja dengan industri dan berharap untuk mendapatkan penghargaan pada akhir tahun kalender.

Ada harapan luas bahwa Badan Pertahanan Rudal akan memilih dua perusahaan untuk melanjutkan. Dimasukkannya pesaing ketiga menggarisbawahi keinginan Badan Pertahanan Rudal untuk memberi insentif kepada industri untuk melakukan penelitian dan pengembangan di sekitar senjata kelas baru ini.

China Berhasil Bikin

China dilaporkan berhasil meluncurkan uji tembak rudal hipersonik. Rudal itu dilaporkan berhasil mengelilingi bumi dalam uji coba musim panas lalu.

Kabar ini dilaporkan langsung oleh Jenderal John Hyten, wakil ketua Kepala Staf Gabungan militer Amerika Serikat (AS). Hyten menyebut bahwa ini merupakan peringatan bahwa suatu hari nanti China mungkin dapat meluncurkan serangan nuklir kejutan ke wilayahnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

China Diam-Diam Uji Coba Rudal Hipersonik, Amerika Terkejut!


(hoi/hoi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading