Internasional

Mabuhay Warga RI, Filipina Buka Pintu buat Turis Asing

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
19 November 2021 15:55
FILE PHOTO: A view of an empty beach is seen a day before the temporary closure of the holiday island Boracay in the Philippines April 25, 2018.   REUTERS/Erik De Castro/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Filipina menyepakati rancangan pembukaan kembali negaranya untuk wisatawan asing yang telah divaksin. Hal ini untuk mengejar ketertinggalan Negara Mabuhay itu dari beberapa kawasan wisata lainnya yang telah membuka gerbang seperti Bali dan Thailand.

Mengutip Reuters, Kementerian Pariwisata Filipina mengaku telah berkoordinasi dengan gugus tugas Covid di negara itu. Kedua pihak mengaku telah menyetujui rancangan itu dengan catatan bahwa turis yang diizinkan masuk merupakan turis yang datang dari negara dengan kasus Covid-19 yang rendah.


"Mengizinkan wisatawan dari negara atau wilayah hijau yang mayoritas penduduknya divaksinasi dan dengan tingkat infeksi rendah, akan sangat membantu upaya pemulihan kami," kata Menteri Pariwisata Bernadette Romulo-Puyat dalam pernyataannya.

Filipina, yang terkenal dengan tempat penyelaman dan ribuan pulau tropisnya, mengalami penurunan 83% dalam kedatangan asing tahun lalu. Dari segi angka, hanya 1,4 juta pengunjung yang datang ke negara itu saat pandemi bila dibandignkan dengan 8,2 juta pada 2019.

Sementara itu, negara yang beribukota di Manila itu menerapkan pembatasan masuk secara ketat saat pandemi. Ini diakibatkan oleh tingginya kasus dan angka kematian di negara itu. Dari segi vaksinasi, seperempat populasi telah diinokulasi penuh.

Saat ini kasus di Filipina mulai melandai. Data terbaru dari John Hopkins University melaporkan bahwa infeksi harian di negara itu sudah mencapai level 1.200 kasus sehari, jauh dibanding saat puncak pandemi yang mencatatkan lebih dari 20 ribu infeksi perhari.

Hingga saat ini, Filipina telah mencatatkan 2,82 juta kasus Covid-19 sejak pandemi melanda. Dari jumlah itu, ada 46.422 kematian yang diakibatkan pandemi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Presiden Duterte Ancam Warga Yang Tolak Vaksin Covid-19


(tps/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading