Kepepet, Bos Evergrande Obral Jet Pribadi Buat Tutup Utang

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
17 November 2021 20:49
FILE PHOTO: Hui Ka Yan, chairman of Evergrande Real Estate Group Ltd, the country's second-largest property developer by sales, attends a news conference on annual results in Hong Kong, China March 29, 2016.      REUTERS/Bobby Yip/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri dan juga pemilik raksasa properti China Evegrandi, Xu Jiayin, dikabarkan menjual asetnya pribadinya yang bernilai US$ 1,1 miliar (Rp 15 triliun) untuk membayar kewajiban perusahaan dan juga untuk menopang operasional perusahaan.

Sebagaimana dilaporkan CNN International, Xu telah menjual beberapa rumah di Hong Kong, Guangzhou, dan Shenzhen, serta beberapa jet pribadi. Dana hasil penjualan itu ia salurkan langsung kepada perusahaannya yang sedang dilanda krisis keuangan.

"Uang tunai, yang telah dipompa Xu ke Evergrande sejak awal Juli, telah digunakan untuk mempertahankan operasi dasar kerajaan bisnis besarnya," tulis media China Business News mengutip salah seorang sumber.


"Sejauh ini Xu Jiayin secara pribadi mengumpulkan uang untuk melanjutkan kehidupan Evergrande."

Evergrande sendiri saat ini sedang mencoba untuk melepaskan aset untuk menghindari default karena bergulat dengan lebih dari US$ 300 miliar (Rp 4 ribu triliun) kewajiban. Pada akhir September, perusahaan itu juga mengumumkan bahwa mereka akan menjual US$ 1,5 miliar saham di Shengjing Bank kepada perusahaan milik negara.

Menurut para analis, krisis yang dialami ini terjadi lantaran perusahaan properti kedua terbesar China itu terlalu banyak meminjam uang dan banyak membangun unit sementara penjualan sektor properti di Negeri Tirai Bambu sedang cukup bermasalah.

Mark Williams, kepala ekonom Asia di Capital Economics, memperkirakan bahwa China masih memiliki sekitar 30 juta properti yang belum terjual. Jumlah itu dapat menampung 80 juta orang.


[Gambas:Video CNBC]

(tps/tps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading