Karyawan Swasta Bergaji Rp10 Juta & Main Saham, Nih Pajaknya!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
21 October 2021 10:20
ini tanda kamu adalah Pegawai favorit bos

Jakarta, CNBC Indonesia - Pajak Penghasilan (PPh) adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh wajib pajak yang memiliki penghasilan baik orang pribadi maupun badan. Untuk karyawan PPh dibayarkan setiap bulannya oleh perusahaan yang dipotong langsung dari penghasilan.

Sedangkan, bagi karyawan yang memiliki usaha sampingan dan investasi lainnya maka bisa melaporkan setiap tahunnya saat penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.


Contoh, A adalah seorang pegawai di perusahaan yang digaji Rp 10 juta setiap bulannya. Kemudian si A juga memiliki usaha sampingan yakni berjualan online dengan omzet Rp 5 juta per bulannya. Kemudian, si A juga berinvestasi saham dengan keuntungan Rp 50 juta per tahun.

Berapakan pajak yang harus dibayar pegawai A?

Pertama-tama kita harus mencari tau penghasilan kena pajak si pegawai A terlebih dahulu. PKP adalah penghasilan bruto dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

PTKP di Indonesia saat ini masih sama yakni Rp 54 juta per tahun. Maka, PKP nya adalah:

Gaji setahun - PTKP = PKP dari gaji

Rp 120 juta - Rp 54 juta = Rp 66 juta.

PKP bermain saham Rp 50 juta (keuntungan dalam bentuk uang).

Omzet penjualan online setahun Rp 60 juta, maka tidak dikenakan pajak karena belum mencapai Rp 500 juta. Sesuai dengan UU HPP, penghasilan UMKM individu di bawah Rp 500 juta tidak dikenakan pajak.

Maka PPh yang harus dibayarkan pegawai A adalah:

Total PKP adalah Rp 66 juta + Rp 50 juta = Rp 116 juta

Sesuai dengan UU HPP maka dikenakan tarif:

5% x Rp 60 juta = Rp 3 juta

15% x Rp 56 juta = Rp 8,4 juta

Dengan demikian, maka total PPh yang harus dibayarkan pegawai A setiap tahunnya adalah Rp 11,4 juta.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading