Harga Alphard Turun Hampir Setengah Miliar, Ini Sebabnya!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 October 2021 06:50
Lelang Toyota Alphard 2.5 G A/T oleh KPKNL Jakarta V dengan jaminan Rp. 203.900.000 dan nilai limit Rp. 815.600.000. Batas akhir penawaran 19 Oktober 2021 jam 11:00 WIB dan batas akhir jaminan 18 Oktober 2021 dengan cara penawaran Closed Bidding. (Tangkapan Layar via /lelang.go.id)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mulai medio Oktober 2021 ada perubahan peta harga mobil termasuk di Toyota. Sejumlah mobil mengalami perubahan harga seiring dengan berlakunya pajak emisi CO2 ada yang naik ada yang turun harga. Toyota Alphard termasuk yang mengalami penurunan harga hingga hampir setengah miliar tapi justru Innova beberapa model ada kenaikan harga.

Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi menjelaskan penyesuaian harga sudah dilakukan terhadap beberapa model. Seiring berlakunya aturan per 16 Oktober 2021.


Skema baru perhitungan PPnBM berdasarkan emisi ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Perhitungan PPnBM mobil baru bukan lagi berdasarkan jenis dan bentuk kendaraan, tapi dihitung dari emisi. Dengan demikian ada kemungkinan tetap terjadi kemungkinan kenaikan dan penurunan harga yang berbeda dari tiap model.

Beberapa model yang mengalami kenaikan harga berdasarkan pantauan dari situs resmi Toyota, misalnya Innova, harga Innova 2.0 G M/T bensin saat PPnBM 50 persen per 1 Oktober seharga Rp 321,1 juta namun saat pajak berdasarkan emisi berlaku mengalami kenaikan menjadi Rp 326,4 juta. Itu artinya Innova pada model tersebut mengalami kenaikan sekitar Rp 5,3 juta.

Sementara kenaikan harga tertinggi dari varian Innova ialah Venturer 2.0 A/T Bensin. Pada 1 Oktober 2021 lalu tercatat dibanderol Rp 431 juta, kini naik Rp 7,2 juta menjadi Rp 438,5 juta.

Tercatat ada 10 varian Innova yang mengalami kenaikan harga. Besaran harganya naik antara Rp 5,3 juta - Rp 7,2 juta.

Kenaikan puluhan juta rupiah juga terjadi pada model MPV mewah seperti Vellfire 2.5 G A/T, Alphard 2.5 X A/T, Alphard 2.5 G A/T, dan Hi Ace Premio 2.8 M/T. Sedangkan kenaikan harga Fortuner untuk varian 4x2 M/T Diesel, 4x2 A/T Diesel, VRZ 4x2 A/T Diesel, dan VRZ A/T Diesel GR Sport mengalami kenaikan mulai dari Rp 8,4 juta hingga Rp 9,2 juta.

Mobil-mobil Toyota juga ada yang mengalami penurunan. Terbesar Alphard 3.5 Q A/T, dari semula Rp 1.990.450.000 turun Rp 446,9 juta menjadi Rp 1.543.550.000.

Mobil-mobil sedan pun juga mengalami koreksi harga di antaranya Altis, dan Camry. Harganya terpangkas berkisar dari Rp 57,6 juta - Rp 128,7 juta.

Penurunan harga paling besar juga terjadi pada mobil Toyota Supra 3.0 L A/T, mobil sport ini semula dijual Rp 2.211.320.000 turun menjadi Rp 2.013.820.000, selisihnya Rp 197.500.000.

SUV ladder frame Fortuner juga mengalami penurunan harga di beberapa model di antaranya Fortuner 2.5 G 4x4 A/T Diesel, Fortuner 2.4 VRZ 4x4 A/T Diesel, dan SRZ 4x2 A/T Bensin GR Sport. Harga yang terpangkas mulai dari Rp 41,4 juta - Rp 50,2 juta.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading