Sayonara CAD! Transaksi Berjalan Bisa Surplus di Kuartal III

News - Cantika AP Noveria, CNBC Indonesia
19 October 2021 14:33
Pengumuman hasil rapat dewan Gubernur bulanan Oktober 2021 cakupan triwulanan, Selasa (19/10/2021). (Tangkapan layar youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Transaksi berjalan (current account) Indonesia diperkirakan masih mencatat defisit tahun ini. Namun pada kuartal III-2021 transaksi berjalan bisa membukukan surplus.

"Transaksi berjalan triwulan III-2021 diperkirakan surplus didorong oleh surplus neraca perdagangan yang meningkat menjadi US$ 13,2 miliar, tertinggi sejak triwulan IV-2009. Kinerja tersebut didukung ekspor komoditas utama seperti CPO, kimia organik, dan biji logam dan bahan baku seiring perbaikan ekonomi domestik," ungkap Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia (BI), usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Oktober 2021, Selasa (19/10/2021).

Sementara transaksi modal dan finansial, lanjut Perry, tetap akan surplus ditopang oleh aliran modal asing. Arus modal masuk bersih (net inflows) US$ 1,2 miliar pada kuartal III-2021. Pada 1-15 Oktober 2021, arus modal kembali masuk sebesar US$ 0,2 miliar.


"Ke depan, defisit transaksi berjalan akan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya menjadi kisaran 0-0,8% dari PDB pada 2021. Defisit transaksi berjalan tetap akan rendah pada 2022 sehingga mendukung ketahanan eksternal Indonesia," terang Perry.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Minyak Rekor Terus, Transaksi Berjalan RI Bisa Jebol!


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading