Komunitas Bongkar Alasan Kenapa Brompton Sekarang Nggak Laku!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
19 October 2021 10:25
Pekerja memeriksa sepeda lipat brompton yang dijual di SpinWarriors, Tangerang Selatan, Kamis (15/9/2021). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto))

Jakarta, CNBC Indonesia - Demam sepeda lipat Brompton di masyarakat kini sudah jauh menurun jika dibandingkan tahun lalu. Tren ini hanya berjalan beberapa bulan di pertengahan tahun lalu, selebihnya terus menurun. Kalangan komunitas menilai hal itu terjadi akibat banyak masyarakat yang hanya mengikuti tren.

"Sekarang sudah normal cenderung jatuh. Pertama yang bikin harga jatuh itu gengsi, jadi tau lah orang Indonesia banyak yang pentingin gengsi, kebetulan copy-an sudah banyak, itu yang bikin Brompton kurang diminati lagi sama orang yang cenderung cari gengsi," kata Wakil Ketua Umum komunitas Brompton of Alam Sutera Serpong (BOAS) Cleorado Cordelius Ferdinando kepada CNBC Indonesia, Selasa (19/10/2021).

Hal itu berbeda jika membandingkan dengan beberapa tahun silam, di mana Brompton belum banyak digemari masyarakat. Kala itu penggunanya lebih banyak dari kalangan komunitas.


"Tapi kalau buat gowes, enak itu sepeda. Saya dulu 2017 pakai pasti ditanya sepeda apa nih, bagus dilipetnya, simpel, pasti ditanya. Sekarang versi lokal aja udah banyak," sebutnya.

Keberadaan sepeda mirip Brompton itu yang membuat citra sepeda asal Inggris itu meredup di Tanah Air. Banyak masyarakat yang menggunakan duplikatnya demi tetap bisa terlihat keren, mirip-mirip Brompton.

Namun, ketika tren sedang tinggi, orang yang hanya mengikuti tren rela mengeluarkan uang mahal untuk memodifikasi sepedanya. Hal tersebut justru berbeda dengan kalangan penggemar.

"Bedanya komunitas dengan orang yang pakai ketika hype doang itu malah komunitas nggak diapa-apain Brompton dia, jadi main standar aja, tapi dipakai gowes. Dulu orang didandanin, ngadu-ngadu mahal, itu hak mereka misal velg mahal Rp 20 juta mahal, anak komunitas sepedanya standar tapi jam terbangnya tinggi," papar Cleorado.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading