Harganya Hancur Lebur, Brompton Masih Jadi Sepeda 'Sultan'

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
17 September 2021 08:10
Sepeda Brompton (Tangkapan Layar brompton.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kini tren sepeda lipat memang mulai memudar, tak seperti tahun lalu di mana banyak orang berlomba-lomba membeli sepeda yang membuat harganya naik berkali-kali lipat. Hal ini juga terjadi pada sepeda 'sultan' alias Brompton. Harga sepeda lipat Brompton di pasaran kini turun drastis dibandingkan tahun lalu.

Meski harganya turun drastis, namun sepeda Brompton ini bisa dikatakan masih kategori sepeda 'sultan'. Bukan apa-apa, meski sudah turun, namun tetap saja harganya masih dibanderol puluhan juta rupiah.

Ketua Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) Eko Wibowo Utomo mengatakan, beberapa penjual mematok harga Brompton sebesar Rp 34 juta, bahkan di distributor sebesar Rp 36 juta.


"Brompton harga distributor Rp 36 juta, terakhir saya cek di beberapa penjual sudah ada Rp 34 juta dan itu bisa ditambah bonus seperti helm atau tas. Brompton aja udah mulai turun ke situ," ungkap Eko kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (16/9/2021).

Untuk jenis Brompton lainnya seperti M6L Raw Lacquer, pada tahun lalu harganya mencapai Rp 41 juta, kemudian harganya turun landai sekitar Rp 37 juta pada awal tahun ini. Kini harganya lebih murah lagi, di marketplace Tokopedia ada yang menjual rendah di angka Rp 35 juta.

Model M6R BE Color, dari semula Rp 43 juta kini sudah turun jadi Rp 39 juta. Kemudian M6R BE Lacquer, yang semula di kisaran Rp 46 juta, sempat kembali ke angka Rp 42 juta. Saat ini harganya lebih turun lagi menjadi Rp 41 juta.

Adapun Brompton yang sempat menyentuh angka Rp 50 juta lebih adalah M6L Flame Lacquer hingga Rp 53,2 juta, padahal harga wajar Rp 38 juta. Kini sudah menyentuh Rp 37 juta.

Pengakuan pedagang di toko sepeda baru di kawasan BSD, penurunan harga Brompton mencapai jutaan rupiah, berkebalikan dari tahun lalu yang naik jutaan rupiah.

"Waktu itu (2020) sampai Rp 37 juta M6R atau S6R, sekarang sudah turun ke Rp 34 juta, jadi kira-kira 10%," kata pemilik toko sepeda Spin Warriors, Sonny Wahjudi, kepada CNBC Indonesia.

Penyebab utama turunnya harga ini karena permintaan sudah tidak setinggi tahun lalu, sementara stoknya sudah jauh lebih melimpah. Pedagang pun mengakui penurunan harga sangat terasa.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading