Internasional

Bumi Bisa Kolaps! 4 Fakta Ramalan Ngeri Dunia Selain Covid-19

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
13 October 2021 11:07
Icebergs are seen at the Disko Bay close to Ilulisat, Greenland, September 14, 2021. REUTERS/Hannibal Hanschke

Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman perubahan iklim semakin nyata di depan mata manusia. Terbaru beberapa badai menerjang dunia seperti di Filipina dan Italia.

Di Filipina, Badai Kompasu menghantam Filipina pada Senin (11/10/2021). Sejauh ini telah dilaporkan 9 warga tewas dan 11 lainnya hilang akibat badai itu.


Dari jumlah itu, 4 orang dilaporkan tewas akibat tanah longsor di Provinsi Benguet. Sementara itu 5 korban lainnya tewas setelah tenggelam dalam aliran banjir di Pulau Palawan.

"Presiden Duterte memantau langsung tanggap darurat bencana pemerintah," ujar juru bicara Malacanang, Harry Roque.

Di Italia, hujan yang sangat deras terjadi pada pekan lalu. Hujan itu merupakan hujan yang belum pernah terlihat di seluruh Eropa dengan debit air lebih dari 36 inch dan terjadi dalam 12 jam.

Ilmuwan sendiri mengatakan bahwa ini merupakan dampak perubahan iklim yang telah diakibatkan oleh manusia. Ini membuat pemanasan bumi yang membuat lebih banyak air dari permukaan yang terserap.

"Frekuensi dan intensitas kejadian hujan lebat telah meningkat sejak 1950-an di sebagian besar wilayah daratan," menurut laporanPBB tentang perubahan iklim yang dikutip CNN International, Kamis (7/10/2021).

Lalu apa saja ramalan mengerikan mengenai perubahan iklim ini? Berikut daftarnya:

1. Genjot Kematian

Ruth Etzel dari International Pediatric Association menyatakan bahwa tindakan menyelamatkan iklim dunia harus dilakukan segera. Ini agar menghindari kematian terutama anak-anak yang seringkali terjadi karena efek polusi.

Perubahan iklim terjadi di antaranya karena pemanasan global efek pembakaran bahan bakar fossil. Bahan bakar fossil tersebut membuat polusi udara saat diproses menjadi energi untuk manusia.

"Dokter anak berbicara karena kami melakukan pencegahan. Kami memberikan imunisasi untuk mencegah penyakit menular dan kami berbicara sekarang karena kami tahu bahwa kesehatan masyarakat dan kesehatan iklim adalah satu," ujarnya dalam forum nakes untuk iklim dunia.

Halaman 2>>

Ganggu Pangan dan Negara Terancam
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading