Termasuk Istana, Basuki Kebut Bikin Jalan Hingga Drainase IKN

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
05 October 2021 14:10
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan Operasionalisasi Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) melalui Online Single Submission (OSS) di Gedung Auditorium PUPR Pusat, Jakarta, Selasa (5/10/2021). Operasionalisasi ini merupakan amanat UU Nomor 11 Tahun 2020  tentang Cipta Kerja beserta PP turunannya yaitu PP 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, yang mendorong Pemerintah Pusat untuk menciptakan sistem perizinan terpadu.   (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memastikan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) tetap berlanjut di tahun depan. Bahkan, pemerintah telah menyerahkan RUU IKN kepada DPR, beberapa waktu lalu.

Lantas, apa update terkini proyek tersebut?

"Undang-Undang baru disampaikan ke DPR. Saya baru mulai jalan logistik. Kawasan hunian belum kita siapkan," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Basuki mengatakan, tahap awal yang akan dikerjakan adalah Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluas 5.800 hektare dalam bentuk infrastruktur dasar seperti jalan, saluran air, drainase air. Termasuk di dalam KIPP adalah istana kepresidenan.



Pembangunan IKN juga sudah tertuang dalam dokumen Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022. Anggarannya senilai Rp 510,79 miliar. Namun, Basuki belum bisa membeberkan alokasi anggaran itu akan dipergunakan untuk apa.

Pemindahan IKN masuk dalam program prioritas nasional pemerintah di tahun 2022. Untuk pembangunannya masuk dalam strategi percepatan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kalimantan.

Nantinya pemerintah juga mengembangkan kawasan perkotaan yang ada di Kalimantan. Tujuannya agar bisa mendukung kawasan industri serta pariwisata yang ada di sekitarnya.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Basuki & Prabowo Kelola Aset 'Kakap' RI Ribuan Triliun!


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading