Internasional

Kala Lockdown Vietnam Bawa Hoki Buat RI

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
29 September 2021 14:06
Labourers work at Vinfast auto plant on the occasion of its opening ceremony in Hai Phong city, Vietnam June 14, 2019. REUTERS/Kham

Jakarta, CNBC Indonesia - Penguncian (lockdown) ketat dan berkepanjangan di Vietnam memicu kelangkaan produk. Ini mulai dari sepatu dan sweater hingga suku cadang mobil dan kopi.

Kemacetan yang terjadi pada pabrik-pabrik Vietnam jadi krisis yang mengakibatkan lonjakan inflasi dan meningkatkan kekhawatiran laju pemulihan ekonomi global. Pasalnya Vietnam sendiri merupakan salah satu tempat produksi merek-merek fesyen dunia.


Direktur Italia Hung Yen Knitting & Dyeing, Claudia Anselmi, mengatakan khawatir jika pabrik kain di timur kota Hanoi tidak dapat bergerak. Perusahaan sendiri merupakan roda penggerak utama dalam rantai pasokan beberapa raksasa pakaian Eropa dan Amerika Serikat (AS).

"Awalnya kami kekurangan orang (untuk bekerja) karena semua orang terjebak di rumah," kata Anselmi, yang kain perusahaannya digunakan dalam pakaian renang dan pakaian olahraga untuk pelanggan termasuk Nike, Adidas, dan Gap, dikutip Rabu (29/9/2021).

Produksinya anjlok hingga 50%, saat ketika gelombang virus varian terbaru muncul pada musim semi. Ini juga dipicu masalah stok benang yang dibutuhkan untuk bahan sintetis mereka.

"Sekarang pembatasan perjalanan telah membahayakan semua logistik masuk dan keluar ... ini telah menciptakan penundaan yang sangat lama," katanya kepada AFP.

"Kami hanya bertahan jika kami memiliki stok."

Penundaan dan pembatasan merupakan masalah besar bagi bisnis asing. Banyak diantaranya telah beralih ke Asia Tenggara dari China dalam beberapa tahun terakhir. Asosiasi Tekstil dan Pakaian Vietnam (Vitas) mengatakan lebih 90% rantai pasokan di sektor garmen terputus di selatan Vietnam pada Agustus lalu.

Nike menuding stoknya berkurang setelah Vietnam menutup pintu perbatasanya. Perusahaan retail Jepang, yang memiliki merek Uniqlo, juga menyalahkan situasi negara ini.

Sementara Adidas mengatakan masalah rantai pasokannya, termasuk dari Vietnam. Ini merugikan mereka dalam penjualan pada akhir tahun.

Pandemi tidak hanya melanda industri tekstil negara itu tetapi juga mengancam pasokan kopi global. Negara produsen biji robusta terbesar di dunia ini membuat harga untuk komoditas itu sekarang berada di level tertinggi empat tahun terakhir.

Perusahaan mobil juga tidak luput. Toyota memangkas produksi untuk September dan Oktober sebagian karena masalah virus dan mengatakan dampaknya besar di Vietnam serta Malaysia.

Sementara bisnis logistik juga terpengaruh. Managing Director FM Logistic Vietnam, Hamza Harti, mengatakan beberapa pengemudi di Delta Mekong terpaksa menunggu tiga hari tiga malam di kendaraan mereka untuk memasuki kota Can Tho.

"Mereka tanpa makanan, tanpa apa pun," katanya dalam diskusi panel Kamar Dagang Prancis di Hanoi.

Sementara itu, Indonesia kelimpahan "hoki" karena ini. Industri kelimpahan order produksi dari dampak lockdownindustri negara pesaing utama seperti Vietnam.

Kementerian Perindustrian(Kemenperin) mendorong agar kinerja ekspor terutama dari sektor industri kembali moncer. Salah satunya dengan secara rutin memantau penerapan protokol kesehatan secara ketat di sektor industri yang sudah beroperasi 100% pada masa PPKM.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam mengatakan, pemantauan ketat dilakukan agar sektor industri yang telah beroperasi 100% tidak menjadi klaster baru Covid-19. Dengan terjaganya kasus penyebaran Covid-19 maka kinerjanya juga bisa ditingkatkan.

Menurutnya, penerapan prokes yang ketat ini terbukti membawa kinerja sektor industri melesat dan banjir permintaan dari negara lainnya. Di antaranya adalah industri garmen dan alas kaki.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading