Dirut Bank Banten Buka-bukaan soal Rights Issue VII

News - dob, CNBC Indonesia
23 September 2021 13:41
Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten/BEKS) akan segera menggelar Penawaran Umum Terbatas VII (PUT VII) pada Oktober 2021 mendatang.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) Agus Syabarrudin mengatakan hasil dari rights issue ini akan memperkuat permodalan perseroan dan untuk memperkuat ekspansi.

"Alokasi penggunaannya 65% untuk ekspansi kredit dan 35% untuk penguatan infrastruktur keuangan kami," ujar Agus dalam CNBC Indonesia Award The Best Regional Banks, Kamis (23/9/2021).


Menurut Agus, dengan perkembangan teknologi dan pandemi Covid-19, transformasi digital harus dilakukan oleh Bank Banten. Bank Banten memulai untuk memperkuat transformasi digital seiring dengan Peraturan OJK terbaru.

"Kami akan memperkuat infrastruktur dan mengembangkan ekosistemnya. Posisi Bank Banten dekat dengan Ibu Kota DKI Jakarta, dan masyarakat metropolitan dan tentunya kami mempersiapkan diri untuk merespon upaya penggunaan ekosistem digital," ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan di era kolaborasi, Bank Banten mempersiapkan diri mencari sistem yang paling efisien. Bank Banten tidak akan melakukan investasi langsung atau capital expenditur tapi mengarah pada belanja operasional atau operational expenditur.

"Kolaborasi dengan vendor dengan kualitas dan standar internasional hal yang kami prioritaskan," ujarnya.

Salah satu bentuknya adalah kerja sama digitalisasi dengan Fortress Data Services (FDS) yang menggunakan teknologi Amazon Web Services (AWS). "Ini perusahaan yang sudah mumpuni di bidang transaksi digital, kami akan mempersiapkan nasabah Bank Banten agar bisa transaksi aman nyaman dan risiko cyber crime sudah diantisipasi dengan baik," ujarnya.

Sebagai informasi, The Best Regional Banks adalah event pembuka dalam rangkaian Road To CNBC Indonesia Awards 2021. Tujuan acara ini adalah melakukan penilaian dan memberikan apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) atas inovasi dan terobosan yang telah diraih.

Apresiasi juga diberikan kepada BPD yang mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah untuk bangkit dari masa sulit, akibat pandemi Covid-19. Selain itu, penilaian juga dilakukan kepada BPD yang terus terus kreatif dan mengadaptasi teknologi terkini demi kinerja dan pelayanan terbaik untuk nasabah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Digitalisasi Bisa Turunkan Suku Bunga Kredit, Ini Kata BPD


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading