Wakil Rakyat ke Mendag Lutfi: Jangan Hanya Berpihak ke Mal

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
21 September 2021 18:45
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam acara UMKM Go Global Bersama BNI. (Dok: Tangkapan layar CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dicecar wakil rakyat terkait pasar tradisional. Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam melihat ada ketimpangan vaksinasi Covid-19 antara pasar tradisional dan pasar modern seperti mal. Oleh karena itu, Mufti meminta Lutfi untuk bisa menaruh perhatian yang sama.

"Kami melihat di mall-mall dan sebagainya sekarang sudah 100% karena memang ada perhatian khusus dari pak menteri untuk vaksinasi agar bisa buka, tapi bagaimana dengan pasar di daerah-daerah? Ya hari ini mereka masih banyak yang belum dilakukan vaksinasi," kata Mufti dalam rapat kerja, Selasa (21/9/21).

Ia beranggapan semua pasar memiliki hak yang sama untuk beroperasi. Apalagi banyak yang lebih menggantungkan kehidupan pada pasar tradisional. Sayangnya, angka vaksinasi masih rendah, misalnya di Pasar Sederhana Bandung.

"Harapan kami keberpihakan pada pedagang kecil dimunculkan karena jutaan rakyat kita banyak menggantung pada pasar tradisional yang ada di daerah-daerah," jelasnya.



Menjawab permintaan itu, Lutfi mengungkapkan proses vaksinasi bukan masuk ke dalam tupoksi Kemendag, termasuk dalam menentukan pedagang pasar mana yang berhak mendapatkan vaksin Covid-19. Namun, saat ini terlihat ada keringanan persyaratan agar aktivitas di pasar tradisional bisa tetap berjalan.

"Saya gak bisa menentukan, tapi waktu saya kerjakan studi di Pasar Sederhana Bandung cuma 8,9% (yang tervaksinasi). Kalau syaratnya disamakan dengan mall, artinya itu tutup, nggak boleh ada yang dagang," kata Lutfi.

Ia juga sudah memantau perkembangan aktivitas di pasar tradisional di banyak daerah, salah satunya di Kota Padang, Sumatra Barat. Dari banyaknya pasar yang dikunjungi, Lutfi mengambil kesimpulan ternyata distribusi vaksinnya belum beres.

"Kemarin hanya dapat 200 di Tanah Abang. Cuma 200. Jadi nggak semudah itu tapi kita terus kerjakan supaya bisa jalan," ujar Lutfi.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading