Internasional

Kronologi Jepang Sampai Berikan Warning ke Warganya di RI

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
17 September 2021 07:20
Bendera Jepang Terlihat di Atas Bank of Japan di Tokyo, Jepang pada 21 September 2016 (REUTERS/Toru Hanai)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemberitaan pekan ini ramai dengan Jepang yang memberikan peringatan ke warganya di Indonesia. Ada kemungkinan serangan teroris yang membuat Negeri Sakura meminta waspada.

Lalu bagaimana kronologinya?


Peringatan itu muncul Senin ini dari Kementerian Luar Negeri Jepang. Bukan hanya Indonesia, warning juga berlaku ke warga di Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand dan Myanmar.

"Ada risiko yang meningkat dari bom bunuh diri," tulis Kementerian Luar Negeri Jepang sebagaimana dikutip Associated Press (AP).

Dalam himbauan itu, Jepang juga mendesak warganya untuk memperhatikan informasi lokal dan berhati-hati "untuk saat ini". Sayangnya info itu tidak memberikan kerangka waktu tertentu atau detail lainnya.

Sejumlah Kedutaan Jepang di beberapa negara juga mengeluarkan dal serupa dan mengonfirmasi. Di Malaysia, Kedutaan Jepang juga memosting peringatan ini dalam laman resminya.

"Ada informasi bahwa kemungkinan serangan bom bunuh diri akan meningkat di tempat-tempat yang banyak orang berkumpul, seperti tempat ibadah," bunyi pengumuman yang di-posting di website.

"Kami meminta semua warga Jepang untuk tetap waspada terhadap serangan teroris."

Hal sama juga dilakukan Kedutaan Jepang di Filipina juga mengiyakan. Hal ini dilaporkan wartawan CNN Filipina dan diunggah di Twitternya.

"Kedutaan Jepang di Manila mengonfirmasi bahwa pemerintah Jepang telah menerima informasi kemungkinan serangan teror di enam negara termasuk Filipina," tulis Tristan Nodalo di akun Twitternya.

Di Singapura, meski tak ada respons langsung kedutaan, hal ini mendapat respons dari Negeri Singa. Departemen Keamanan Dalam Negeri (ISD) mengatakan tidak melihat hal spesifik terkait ancaman teror yang 'diramal' terjadi di negeri itu.

ISD juga mengatakan telah menghubungi Jepang terkait ini. "Mereka juga tak memiliki data intelijen spesifik," kata lembaga itu dikutip dari Strait Times.

Meski demikian, badan itu mendesak semua warga Singapura untuk tetap waspada. Termasuk menghubungi hotline kontra terorisme jika melihat aktivitas mencurigakan.

Di Indonesia, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengaku belum mengeluarkan peringatan. Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah juga mengatakan hal serupa.

"Sudah dikonfirmasikan dengan Kedubes Jepang di Jakarta dan dijelaskan bahwa Kedubes Jepang tidak mengeluarkan warning seperti itu," ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Tidak diketahui jelas apakah penyebab peringatan ini. Namun dalam pernyataan ke CNN Indonesia, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengaku telah meningkatkan upaya pelacakan dan pencegahan terhadap ancaman teror usai warning Jepang itu.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading