PM Inggris: Genk AS-UK-Australia Bukan untuk Musuhi China!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 September 2021 21:17
Britain's Prime Minister Boris Johnson holds a hammer after hammering a piece of Cornish tin into a model, as he visits the workshop of Scott Woyka, ahead of the G7 summit, in Falmouth, Cornwall, England, Thursday, June 10, 2021. (Tom Nicholson/Pool Photo via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan kesepakatan untuk menyediakan kapal selam bertenaga nuklir dari Amerika Serikat (AS) kepada Australia tidak akan mengancam stabilitas regional.

Boris mengatakan ini untuk meredakan kekhawatiran China atas kesepakatan tersebut. Kepada Parlemen, ia mengatakan aliansi pertahanan baru antara Inggris, Australia, dan AS tidak dimaksudkan untuk bermusuhan.

"Ini akan membantu menjaga perdamaian dan keamanan Indo-Pasifik," katanya, dikutip dari AFP, Kamis (16/9/2021).

Boris menambahkan bahwa kesepakatan itu mencerminkan hubungan erat yang mereka miliki dengan AS dan Australia, termasuk nilai-nilai dan tingkat kepercayaan yang sama.



Pada Maret lalu, Inggris mengumumkan rencana untuk mengalihkan fokus strategisnya ke Asia sebagai bagian dari Tinjauan Terintegrasi kebijakan luar negeri dan pertahanan pemerintah. Langkah ini dilakukan setelah Inggris keluar dari Uni Eropa, bertujuan untuk menjalin hubungan perdagangan yang lebih erat dengan negara-negara Asia.

"Kawasan (ini akan) menjadi pusat geopolitik dunia. Jika ada pertanyaan tentang kecenderungan global Inggris terhadap Indo-Pasifik... maka kemitraan dengan Australia dan AS ini memberikan jawabannya," katanya.

"Ini merupakan pilar baru dari strategi kami, menunjukkan komitmen generasi Inggris terhadap keamanan Indo-Pasifik dan menunjukkan dengan tepat bagaimana kami dapat membantu salah satu teman lama kami mempromosikan stabilitas regional," tambahnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading