Internasional

Rugi Bandar! Ford Tutup di India, 4000 Kena PHK

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
10 September 2021 09:15
FILE - This Feb. 15, 2018 photo shows a Ford logo on display at the Pittsburgh Auto Show in Pittsburgh. Ford is recalling more than 268,000 cars in North America, on Wednesday, March 25, 2020  to fix doors that could open unexpectedly or may not close. The recall covers the 2014 through 2016 Ford Fusion and Lincoln MKZ, and the 2014 and 2015 Ford Fiesta.  (AP Photo/Gene J. Puskar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS), Ford, mengakhiri produksi mereka di India. Perusahaan menyebut mendapat untung US$ 2 miliar atau setara Rp 28,5 triliun (asumsi Rp 14.200/US$) karena memangkas produksi dari negara itu.

Dalam sebuah pengumuman, Ford mengatakan sekitar 4.000 karyawan akan diberhentikan dan operasional manufaktur akan segera berakhir. CEO Jim Farley mengatakan langkah itu "sulit tetapi perlu" untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang.


"Meskipun berinvestasi secara signifikan di India, Ford telah mengumpulkan lebih dari US$2 miliar kerugian operasional selama 10 tahun terakhir dan permintaan untuk kendaraan baru jauh lebih lemah dari perkiraan," kata Farley, Kamis (9/9/2021), dikutip dari CNN International.

Di sisi lain, Kepala Ford India, Anurag Mehrotra, mengatakan unit tersebut belum dapat menemukan jalan berkelanjutan menuju profit jangka panjang. Perusahaan rugi bertahun-tahun di Negeri Bollywood.

"Keputusan itu diperkuat oleh akumulasi kerugian bertahun-tahun, kelebihan kapasitas industri yang terus-menerus dan kurangnya pertumbuhan yang diharapkan di pasar mobil India," tegas Mehrotra.

Ford telah lama berjuang di India. Pembuat mobil mulai beroperasi di sana pada tahun 1995, dan telah menginvestasikan lebih dari US$ 2 miliar di negara itu selama 25 tahun terakhir.

Dua pabrik di kota Sanand dan Chennai akan ditutup dalam beberapa bulan mendatang. Perusahaan akan bekerja sama dengan karyawan yang terkena dampak penutupan.

Pada 2019, Ford mencapai kesepakatan dengan saingan lokal Mahindra untuk mentransfer sebagian besar bisnis di India ke dalam usaha patungan baru. Namun kesepakatan itu gagal akhir tahun lalu. Alasannya akibat kondisi ekonomi dan bisnis global yang sebagian disebabkan oleh pandemi.

Ford adalah produsen mobil AS terbaru yang mengurangi bisnisnya di India dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2018, General Motors (GM) mengumumkan mereka akan berhenti menjual mobil di negara tersebut.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading