Internasional

Covid India Naik Lagi, Festival Keagamaan Kembali Jadi Sebab

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
09 September 2021 17:28
Farmers shout anti government slogans during a protest in New Delhi, India, Thursday, July 22, 2021. More than 200 farmers on Thursday began a protest near India's Parliament to mark eight months of their agitation against new agricultural laws that they say will devastate their income. (AP Photo/Manish Swarup)

Jakarta, CNBC Indonesia - India mulai mengalami lonjakan kasus Covid-19. Pada Kamis (9/9/2021), Negeri Bollywood itu menemukan 43.263 infeksi corona yang diiringi oleh 338 kematian.

Mengutip India Today, ini merupakan rekor infeksi tertinggi dalam pekan ini.Pada Kamis, negara itu mencatat kenaikan 14,2% dibandingkan dengan hari Rabu. Sementara pada Rabu, kasus Covid-19 meningkat 21,3% dari hari sebelumnya.


Dalam infeksi kali ini,Kerala terus menjadi sumber penyebaran kasus paling tinggi. Negara bagian di Selatan itu melaporkan 30.196 kasus dalam 24 jam terakhir.

Angka ini diikuti Maharashtra dengan 4.174 kasus, Tamil Nadu dengan 1.587 kasus. Lalu Andhra Pradesh dengan 1.361 kasus dan Karnataka dengan 1.102 kasus.

Kenaikan kasus di Kerala sendiri diduga merupakan dampak dari sebuah festival raya pada akhir Agustus lalu. Saat itu, terjadi kerumunan besar pada festival Onam yang ditujukan untuk merayakan panen.

"Analisis kasus dan data pengujian menunjukkan bahwa pembatasan yang lebih longgar selama festival panen tradisional Onam pada 21 Agustus lalu membuktikan kemunduran manajemen Covid-19, membalikkan tren penurunan di wilayah tersebut," lapor surat kabar Times ofIndia.

Ini kembali menjadi peringatan besar bagi India akan adanya gelombang baru Covid-19. Pasalnya pada gelombang infeksi April lalu,Indiasempat kewalahan dalam menangani infeksi. Bahkan, infeksi bisa mencapai hingga 400 ribu dalam satu hari. Gelombang itu dialamatkan kepada sebuah festival yang bernama Kumbh Mela, dimana dalam festival itu 25 juta orang berkumpul untuk merayakan acara keagamaan.

Lebih lanjut, gelombang itu juga diduga menjadi cabang perkembangan varian baru Covid-19 yakni varian Delta. Varian itu diklaim lebih menular dan berbahaya bila masuk ke dalam tubuh manusia.

Secara keseluruhan India sendiri merupakan negara yang terdampak kedua paling parah dalam pandemi Covid-19, Negara itu mencatatkan 33,1 juta infeksi Covid yang diiringi 441 ribu kematian sejak pandemi melanda hingga saat ini.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading