Jokowi: RI Dapat Tambahan 331,6 Juta Vaksin Sampai Akhir 2021

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
31 August 2021 12:07
Pernyataan Presiden Joko Widodo tentang Perkembangan PPKM Terkini, Istana Merdeka. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempercepat proses vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal sesuai target.

Menurutnya, vaksinasi adalah salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi. Sebab, jika kekebalan komunal tercapai maka masyarakat akan lebih berdaya tahan terhadap virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini.

"Vaksinasi akan terus kita percepat agar segera memenuhi target," ujarnya dalam pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Selasa (31/8/2021).


Ia memaparkan, hingga saat ini sudah sebanyak 61,5 juta atau 29,5% orang yang telah melakukan vaksinasi tahap pertama. Sedangkan yang sudah mendapatkan vaksinasi tahap kedua sebanyak 34,8 juta atau 16,7% orang.

Sementara itu untuk stok vaksin, pemerintah akan kembali mendapatkan tambahan hingga akhir tahun sebanyak 331.675.000 dosis. Vaksin ini terdiri dari 258.675.000 yang sudah fix dan 73 juta menunggu perkembangan lebih lanjut.

"Ketersediaan obat antivirus dan oksigen juga tetap menjadi prioritas, paket vitamin dan obat untuk masyarakat yang menjalani isolasi mandiri juga terus kita distribusikan ke seluruh daerah," kata dia.

Namun, ia menekankan di tengah upaya pemerintah ini, masyarakat juga harus membantu dengan tetap patuh protokol kesehatan, baik yang sudah divaksin atau belum. Memakai masker menjadi satu keharusan yang harus tetap dilakukan.

"Tapi semua ini harus disertai dengan kedisiplinan kita menjalankan protokol kesehatan, 3M, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Beri Target Baru: Agustus Harus 2 Juta Vaksin/Hari!


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading