Ho Chi Minh Lockdown: Tentara Turun, Warga Serbu Supermarket

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
23 August 2021 19:32
An army soldier checks identifications at a COVID-19 lockdown checkpoint in Ho Chi Minh City, Vietnam, Monday, Aug. 23, 2021. Vietnam's largest metropolis Ho Chi Minh City has enabled a strict lockdown order to help curb the recent outbreak of the pandemic. (Vu Tien Luc/VNA via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Vietnam memutuskan untuk memperketat langkah-langkah penguncian di ibu kota Ho Chi Minh menyusul kasus Covid-19 yang masih menanjak. Penguncian wilayah (lockdown) itu akan berlaku selama 15 hari ke depan sejak hari ini, Senin (23/08/2021) hingga 6 September mendatang.

Mengutip Straits Times, Senin (23/08/2021), untuk memperlancar penguncian, tentara dikabarkan mulai turun untuk membantu menegakkan penguncian wilayah di pusat bisnis negara itu, Ho Chi Minh. Mereka mulai memeriksa surat-surat izin warga yang berkeliaran dan membantu mengirimkan makanan.

Di kota Phu Nhuan dan Go Vap, warga mengatakan bahwa mereka telah menerima paket beras, daging, ikan, dan sayuran. Tak hanya itu, pemerintah juga akan mengirim 130.000 ton beras dari persediaan negara ke seluruh negeri untuk membantu kebutuhan warga.


Untuk kebutuhan medis, pemerintah Vietnam mengatakan akan terus memasok dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk membantu proses perawatan medis akibat Covid-19.

"Vietnam selama beberapa pekan terakhir mengirim 14.600 dokter dan perawat tambahan ke kota dan provinsi tetangganya untuk mendukung sistem medisnya yang kewalahan," kata pernyataan Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, sebelum penguncian wilayah ini diberlakukan, sejak Sabtu lalu warga juga dilaporkan mulai terkena "panic buying" alias menyerbu supermarket kota Ho Chi Minh. Warga mulai menyerbu swalayan-swalayan agar mendapatkan suplai makanan dan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan dalam penguncian.

Vietnam sebelumnya didaulat sebagai salah satu negara yang berhasil menangani pandemi. Namun ledakan infeksi Varian Delta baru-baru ini di kota Ho Chi Minh membuat ledakan kasus yang signifikan.

Sejauh ini, Negeri Paman Ho itu mencatat 348.000 infeksi dan setidaknya 8.277 kematian. Untuk vaksinasi, sekitar 1,8 juta dari 98 juta orang, atau 1,8% dari populasi negara itu, telah divaksinasi sepenuhnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Covid Asia Makin Menggila: Jepang Darurat, Vietnam Lockdown


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading