Olimpiade 2020

Varian Delta di Tokyo Mengamuk, Kasus Terus Melonjak!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
05 August 2021 20:42
Olimpiade Tokyo 2020. (AP/Mark Humphrey)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menjelang berakhirnya perhelatan Olimpiade Tokyo 2020, Jepang mencatat lonjakan kasus infeksi hingga mencapai rekor di beberapa wilayah. Ini terjadi saat Pemerintah Negeri Sakura memperluas aturan pembatasan ke delapan wilayah.

"Infeksi menyebar dengan kecepatan yang belum pernah kami alami sebelumnya," kata Perdana Menteri Yoshihide Suga pada pertemuan gugus tugas virus pada Kamis (5/8/2021).

"Dengan peningkatan kasus yang cepat, jumlah pasien dalam kondisi serius yang telah ditanggulangi semakin bertambah," katanya.


Dilansir dari AFP, Tokyo kini dalam keadaan darurat akibat melonjaknya kasus yang didorong oleh virus corona varian delta. Pada hari Kamis, Tokyo melaporkan 5.042 kasus, naik dari 3.865 seminggu sebelumnya, dan 1.979 minggu sebelumnya.

Jumlah kasus harian juga memecahkan rekor nasional, melampaui 14.000 untuk pertama kalinya pada hari Rabu (4/8/2021) lalu.

Wabah virus Jepang secara keseluruhan relatif kecil, dengan sekitar 15.000 kematian dan tidak ada tindakan penguncian (lockdown) ketat. Hingga kini hanya sekitar sepertiga dari populasi yang divaksinasi sepenuhnya.

Enam bagian negara kini berada di bawah keadaan darurat virus, yang melarang restoran dan bar menjual alkohol dan meminta mereka untuk tutup pada pukul 8:00 malam.

Bagian lain Jepang berada di bawah tindakan kuasi-darurat dan pemerintah akan memperluas pembatasan itu ke delapan wilayah lain pada hari Kamis.

Lonjakan itu terjadi seiring dengan berlangsungnya Olimpiade di Tokyo, yang sebagian besar berlangsung tanpa penonton. Penyelenggara telah melaporkan 353 kasus di antara staf, ofisial, tim, dan media Olimpiade sejak 1 Juli. Tetapi mereka bersikeras tidak ada bukti penyebaran infeksi dari Olimpiade ke Jepang.

Hingga kini Jepang tercatat memiliki total 970.460 kasus infeksi dan 15.228 kasus kematian, menurut data Worldometers.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Toyota Tiba-Tiba Absen dari Iklan Olimpiade Tokyo 2020


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading