Internasional

Proyek China di Negara Ini Dibatalkan, Ada Apa?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
30 July 2021 15:35
Ilustrasi bendera Samoa

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Samoa baru, Fiame Naomi Mataafa akan menghentikan sebuah proyek pelabuhan yang didanai dan dibangun China di negara itu. Mengutip Reuters, Mataafa menyebut bahwa ia akan membatalkan proyek ini lantaran tidak menguntungkan.

Ia mengindikasikan bahwa proyek itu adalah bentuk minat China setelah Amerika Serikat (AS) mulai meninggalkan hegemoninya di Negara Pasifik itu. "Tampaknya ada minat baru di Pasifik, yang mungkin merupakan hal yang baik, tetapi belum tentu," kata Mataafa dalam sebuah wawancara Rabu (28/7/2021).


Mataafa menambahkan bahwa penjajakan pembangunan dermaga di Teluk Vaiusu yang dicetuskan pendahulunya, Tuilaepa Sailele Malielegaoi, dengan Beijing hanya akan menambah beban utang negara itu. Sehingga ini tak akan jadi prioritas.

"Saya senang pemerintah terdahulu belum mencapai tingkat kesepakatan dengan China di mana hal itu ditetapkan," tambahnya.

Meski begitu, PM perempuan pertama Samoa itu menekankan akan terus mengevaluasi hubungan Negara Pasifik itu dengan China. Terutama mengenai kesepakatan infrastruktur.

"Saya pikir sebagai pemerintahan baru yang datang, kami akan melakukan itu untuk China dan mitra lain yang kami miliki," pungkasnya.

"China hanya menjadi yang terdepan karena sifat pekerjaan yang didanai. Ada banyak infrastruktur, kebanyakan membangun infrastruktur yang tidak dilakukan oleh donor lain."

Sementara itu, kementerian luar negeri China mengatakan pada Jumat (30/7/2021) akan menghormati apapun keputusan Samoa. Beijing juga akan terus bekerjasama untuk kepentingan kedua negara.

"China selalu menganut prinsip saling menghormati dan musyawarah dengan pijakan yang sama dalam melakukan kerja sama luar negeri," kata pernyataan itu.

"Kami akan terus memperkuat pertukaran persahabatan dan kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang dengan pemerintah Samoa yang baru sesuai dengan prinsip-prinsip di atas untuk menguntungkan kedua negara dan rakyat."

China adalah kreditur tunggal terbesar di Samoa dari total utang luar negerinya. China menyumbang sekitar 40% atau sekitar US$ 160 juta (Rp 2,3 triliun).


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading