Saudi Keluarkan Syarat Terbaru Haji 2021, Apa Saja?

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
19 June 2021 14:00
Ilustrasi Mekkah. (AP/Ministry of Media)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk membatasi pendaftaran haji tahun ini hanya untuk warga dan penduduk di negaranya sehubungan adanya pandemi virus Corona. Untuk kali ini, hanya 60.000 orang yang diizinkan untuk melakukan salah satu rukun Islam itu.

Meski begitu, bukan berarti tanpa persyaratan. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebut, untuk melakukan ibadah haji tahun ini, jemaah disyaratkan untuk memiliki kartu pintar dan izin resmi yang terdokumentasi. Nantinya, izin tersebut akan dicocokkan dengan kartu elektronik dan ID jemaah.

Untuk pendaftaran izin pelaksanaan haji, semua jemaah harus mendaftar secara online dalam laman resmi kementerian.


"Setiap perusahaan yang menawarkan paket layanan di luar platform kementerian, itu melanggar sistem," kata Dr. Abdulfattah Mashat, Wakil Menteri Haji dan Umrah, mengutip Arab News, Jumat (18/6/2021).

Lebih lanjut, Mashat mengatakan haji tahun ini akan menggunakan izin melalui platform "Absher". Nantinya, informasi bagi para jemaah haji akan ditautkan ke Absher dan ID mereka.

Dalam pernyataannya, Mashat menyatakan lebih dari 470 ribu aplikasi telah diterima per Rabu (16/6/2021) pukul 5 sore. Seluruhnya dilaporkan memenuhi syarat imunisasi dan belum pernah haji sebelumnya. Nantinya seluruh aplikasi ini akan kembali diseleksi.

Sementara itu, protokol Covid-19 yang ketat juga diberlakukan di Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Jemaah akan diwajibkan menjaga jarak dan setiap barang bawaan akan selalu didisinfeksi secara berkala. Selain itu, aturan pembatasan dalam ruangan juga akan diperketat.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading