Pesawat Buatan RI Jadi 'Rebutan' Malaysia hingga Senegal

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
10 June 2021 06:51
Pesawat terbang CN235-220. (Dok. PT DI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produksi PT DI, pesawat CN-235 sudah menjadi 'rebutan' banyak negara di dunia untuk keperluan sipil hingga militer.

Di kawasan ada Brunei yang memiliki 1 unit CN235. Selain itu sebanyak 8 unit dimiliki Tentera Udara Diraja Malaysia, 8 unit dimiliki Angkatan Udara Korea Selatan dan 4 unit untuk Polisi Korea Selatan, 4 unit untuk Pakistan, 7 unit untuk Uni Emirate Arab, 1 unit untuk Burkina Faso, dan 3 unit Senegal.


Indonesia sudah memiliki beberapa unit CN-235 termasuk versi tercanggih yaitu Maritime Patrol Aircraft (MPA). Pada 24 Januari 2019 1 unit Pesawat Udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk TNI Angkatan Laut.

Sebelumnya pada Januari 2018, PTDI juga telah menyerahkan 1 unit pesawat udara CN235-220 MPA (Serial Number N066).

Seperti dikutip dari laman PT DI, pesawat CN235-220 memiliki keunggulan antara lain:

1. Dapat lepas landas dengan jarak yang pendek, dengan kondisi landasan yang belum beraspal.
2. Mampu mengangkut 49 penumpang termasuk pilot dan co-pilot dan merupakan pesawat multiguna untuk berbagai macam misi, seperti pesawat angkut penerjun, evakuasi medis, pesawat kargo, pesawat sipil maupun pesawat VIP dan VVIP.
3. Memiliki ramp door yang mampu membawa mobil di dalamnya.
4. Memiliki sistem avionik terbaru modern dan Full Glass Cockpit.
5. Multihop Capability Fuel Tank, teknologi yang memungkinkan pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya.
6. Quick Change Configuration, Retractable Landing Gear, High Wing Configuration.
7. Memiliki harga yang kompetitif dengan biaya perawatan yang murah.

Berikut negara yang memiliki dan telah berminat membeli CN-235:

Malaysia Sampai Senegal 'Rebutan'
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading