PPnBM 0% Hilang, Harga Avanza Cs Bekas Langsung Nanjak!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
02 June 2021 13:35
Toyota Avanza.(Foto: Rengga Sencaya)

Jakarta, CNBC Indonesia - Berakhirnya relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 100% atau PPnBM 0% pada 31 Mei 2021 lalu ternyata berdampak pada harga mobil bekas. Kenaikan harga mobil bekas terjadi saat persentase relaksasi PPnBM untuk mobil baru yang mengecil mulai awal Juni ini.

Salah satu mobil yang berpotensi naik harga misalnya Toyota Avanza. Harga mobil sejuta umat ini sempat turun awal Maret lalu, namun ada potensi kenaikan beberapa waktu ke depan.

"Misal Avanza 2017 yang tadinya Rp 120 juta bisa hampir ke Rp 130 juta, bisa juga," kata pemilik Indigo Auto yang berlokasi di BEZ Auto Center, Gading Raya, Tangerang, Yudy Budiman kepada CNBC Indonesia, Selasa (2/6/21).


Kenaikan harga juga tidak lepas akibat permintaan mobil baru yang terlalu besar. Sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) pun mengakui tidak bisa memenuhi kebutuhan dan meminta masyarakat menunggu inden. Hal ini terjadi akibat antara pasokan dan permintaan ada selisih yang cukup jauh.

"Misalnya Avanza kejadiannya SPK (surat pemesanan kendaraan) yang rontok, mobil baru nggak dapat supply, sedangkan masyarakat ada kebutuhan, maka larinya ke mobil bekas, artinya market udah baca, mereka paham," jelasnya.

Selain Avanza, mobil bekas lain pun mengalami kecenderungan harga untuk naik. Misalnya Toyota Rush serta Innova. Namun, Yudy menjelaskan bahwa kenaikannya bukan berdasarkan persentase melainkan nilai nominal juta rupiah.

"Sekitar Rp 5 juta sampai Rp 10 juta. Sementara Innova yang diesel ada segmen tersendiri yang harganya cenderung stabil karena laku terus. Kita kalau ambil barang, beli atau menawar nggak dapat mobilnya. Innova reborn G AT diesel 2015 dijual Rp 225 juta, dempet dengan Innova reborn tipe bensin 2016-an harganya sekitar Rp. 230 juta Rp 235 juta," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading