Jokowi Jengkel! Banyak Perencanaan Program yang Nggak Jelas

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
27 May 2021 12:25
Jokowi dalam acara peresmian pembukaan rapat koordinasi nasional pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2021. (Tangkapan layar Youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak habis pikir dengan kualitas perencanaan program tiap kementerian lembaga maupun pemerintah daerah yang dianggap masih belum jelas.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat membuka peresmian rapat koordinasi pengawasan intern pemerintah tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/5/2021).

"Saya masih melihat ada program yang tidak jelas ukuran keberhasilannya. Tidak jelas sasarannya, anggaran ini mau disasar," kata Jokowi.


Jokowi menilai hal tersebut akhirnya berimbas pada pencapaian tujuan program yang tidak tepat, bahkan tidak sinkron dengan program lainnya. Kepala negara bahkan masih melihat masih ada kesenjangan antara pembangunan pusat maupun daerah.

"Ini masih terjadi, saya melihat saya di lapangan terus," jelasnya.

Jokowi kemudian mencontohkan dari pembangunan infrastruktur. Faktanya, memang infrastruktur dibangun tetapi infrastruktur pendukung di sekitarnya tidak dibangun secara jelas.

"Ada waduk, enggak ada irigasinya. Irigasi primer, sekunder, tersier. Ada itu saya temukan di lapangan. Ada bangun pelabuhan baru, enggak ada akses jalan ke situ. Apa-apaan? Gimana pelabuhan bisa digunakan? Ada ini, dan tidak hanya satu,"

"Ini yang harus terus dikawal. Hal ini menyebabkan tidak optimalnya daya ungkit program yang dilaksanakan masyarakat juga yang dirugikan karena tidak mendapatkan manfaat dari program itu," jelasnya.

Jokowi menginstruksikan kepada Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal hal ini dari hulu. Jokowi ingin seluruh aparat pemerintah tidak mengulang rencana yang tidak jelas.

"Tidak sekedar mengulang-ngulang perencanaan, sehingga tidak pas, tidak adaptif terhadap situasi hari ini," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Soal Dugaan 97.000 PNS 'Hantu', Ini Hasil Penyelidikan BPKP!


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading