Internasional

Bukan Raja Arab, Biden Kontak Orang Ini soal Israel-Palestina

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
25 May 2021 08:01
President Joe Biden boards Air Force One on departure from John Glenn Columbus International Airport, Tuesday, March 23, 2021, in Columbus, Ohio. (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menghubungi Presiden Mesir Abdelfattah al-Sisi pada Senin (24/5/2021) untuk membahas lebih jauh mengenai penguatan gencatan senjata di Gaza. Termasuk upaya bantuan dan rekonstruksi kembali wilayah itu pasca serangan Israel.

Gedung Putih menyebut bahwa kedua pemimpin juga membahas cara untuk menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina setelah gelombang kekerasan terbaru antara kedua belah pihak.


"Biden memperjelas tekad negaranya untuk bekerja memulihkan ketenangan dan memulihkan kondisi seperti di wilayah Palestina, serta upaya koordinasi dengan semua mitra internasional untuk mendukung Otoritas Palestina serta rekonstruksi," kata pernyataan itu dikutip dari Reuters, Selasa (25/4/2021).

Selain Gaza, pembahasan diperluas ke hubungan bilateral dan beberapa isu regional. Termasuk Libya dan Irak. Biden dan Sisi bertukar pandangan tentang Bendungan Renaisans Besar Ethiopia, yang dibangun Ethiopia di Nil Biru dan Mesir dilihat sebagai ancaman eksistensial.

Mesir menginisiasi senjata pada 20 Mei setelah 11 hari kontak senjata antara Israel dan pejuang Gaza Hamas yang sudah menewaskan lebih dari 200 orang itu.

Namun meski begitu, Sabtu (22/5/2021), Aljazeera melaporkan bahwa di Yerusalem Timur penyerbuan di kompleks Masjid Al-Aqsa oleh polisi Israel tetap terjadi. Ini dilakukan secara tidak terduga.

"Polisi Israel mengatakan bahwa beberapa pemuda yang berada di kompleks Al-Aqsa melempari polisi Israel dengan batu. Namun, warga Palestina mengatakan bahwa mereka telah dilecehkan sejak dini hari ketika mereka tiba di masjid. Mereka dikepung oleh polisi dan mereka merasakan banyak tekanan," kata Abdel-Hamid, wartawan Aljazeera melaporkan.

Ini membuat Dewan Keamanan (DK) PBB antisipatif terhadap gencatan senjata. DK meminta persetujuan damai di kawasan tersebut, bahkan menekankan tercapainya perdamaian berdasarkan visi wilayah wilayah di mana dua negara, Israel dan Palestina, hidup berdampingan.

Menlu AS Terbang ke Arab

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken disebut akan segera terbang ke Timur Tengah untuk bertemu para pemimpin Israel. Ia akan membahas keamanan negeri itu serta upaya membangun hubungan dengan Palestina.

Dalam sebuah cuitan di media sosial Twitter, ia menyebut perjalanan terkait upaya memperkuat gencatan senjata. Pembahasan soal bantuan dan rekonstruksi Gaza juga jadi agenda lainnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ramai Nilai AS Setengah Hati Bantu Palestina, Ada Apa Biden?


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading