Siap-siap! Sri Mulyani: Tarif PPN Barang Mewah Bakal Tinggi

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
24 May 2021 15:40
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional (tangkapan Layar Youtube Jasa Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengaku akan menciptakan kebijakan pajak yang adil untuk masyarakat. Salah satunya dalam Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang akan memberlakukan multi tarif .

"Kita melihat PPN jadi sangat penting dari sisi keadilan atau jumlah sektor yang tidak dikenakan atau dikenakan," ungkap Sri Mulyani, saat rapat dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (24/5/2021)

Menurut Sri Mulyani, barang atau jasa yang tergolong mewah akan dikenakan tarif lebih tinggi dibandingkan dengan non mewah. Tarif yang berlaku sekarang adalah 10%.


"Ada multi tarif yang akan menggambarkan kepentingan afirmasi. Kita juga kan perlu fasilitas PPN yang lebih rendah untuk barang/jasa tertentu, tapi juga PPN yang lebih tinggi untuk barang yang dianggap mewah," terangnya.

"Dan untuk GST atau PPN Final diberlakukan untuk barang/jasa tertentu. Ini untuk membuat kita rezim PPN lebih comparable dan kompetitif dengan negara lain," tegas Sri Mulyani.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Belum Putus! Kenaikan Tarif PPN Masih Dibahas Pemerintah


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading