Duit APBD 'Ngendon' di Bank Paling Banyak di Jatim & Jateng

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
24 May 2021 15:21
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda: Penyampaian Pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM dan PPKF) RAPBN TA 2022, Kamis, 20 Mei 2021. (Tangkapan Layar Youtube DPR RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat simpanan Pemerintah Daerah di Perbankan pada akhir April sebesar Rp 194,54 triliun. Simpanan ini kembali naik dibandingkan Maret yang sebesar Rp 182,33 triliun.

"Simpanan Pemda di perbankan ini naik terus menerus semenjak dari bulan Januari," ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI, DPR RI, Senin (24/5/2021).

Ia menyebutkan ada tiga provinsi yang memiliki simpanan tertinggi di perbankan. Pertama, provinsi yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa yakni Jawa Timur yang tercatat sebesar Rp 25 triliun.

Kedua, adalah provinsi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo yakni Jawa Tengah dengan simpanan sebesar Rp 19 triliun di akhir April lalu.

Ketiga, provinsi yang dipimpin oleh Ridwan Kamil yakni Jawa Barat yang tercatat sebesar Rp 18 triliun simpanannya di Bank.

"Ini situasi pada saat bahkan DAU belum kita salur. Jadi kalau salur mungkin numpuk disana. Ini masih jadi PR bagi kita," jelasnya.

Secara rinci, simpanan Pemda di Perbankan pad Januari sebesar Rp 133,5 triliun, lalu naik ke Rp 163,95 di Februari naik kembali menjadi Rp 182,33 di Maret 2021. Saat ini, di akhir April tercatat Rp 194,54 triliun.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading