Alert! Ada 180 Kasus Baru, Taiwan Lockdown!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
15 May 2021 19:40
Supporters of Han Kuo-yu, Taiwan's 2020 presidential election candidate for the KMT or Nationalist Party, cheer with their national flag during a campaign rally in Taipei, Taiwan, Thursday, Jan. 9, 2020. Taiwan will hold its presidential election on Jan. 11. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Taiwan memutuskan untuk menaikkan tingkat kewaspadaan Covid-19 di Taipei dan New Taipei pada Sabtu waktu setempat, setelah ditemukan 180 kasus penularan lokal di negara tersebut.

Pemerintah Taiwan memutuskan untuk melarang pertemuan dan menutup banyak tempat umum selama dua pekan mendatang, seperti mengutip Reuters, Sabtu (15/5/2021).

Aturan ini sejatinya tidak membuat kantor, sekolah, atau restoran tutup. Namun, aturan ini akan membuat tempat hiburan tutup dan membatasi pertemuan keluarga hanya untuk lima orang di dalam ruangan dan 10 orang di luar ruangan.


Untuk pertama kalinya, warga Taiwan harus mengenakan masker di luar ruangan.

Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mengemukakan sejumlah titik di negara tersebut, termasuk di Wanshua, Taipei mendorong pemerintah untuk menaikkan tingkat kewaspadaan.

"Hanya dengan melakukan ini, infeksi dapat ditangani dan dikendalikan," kata dia.

Taiwan sejauh ini memang memiliki lebih dari 1.250 kasus sejak pandemi Covid-19, yang mayoritasnya adalah kasus dari luar negeri. Artinya, catatan 180 kasus domestik merupakan peningkatan dalam transmisi yang cukup mencemaskan.

Walikota Taipei Ko Wen-je pun telah meminta masyarakatnya untuk tetap tinggal di rumah, dan tetap mengenakan masker saat berada di luar rumah atau luar ruangan untuk mencegah terjadinya penularan.

"Selama ini, jika Anda tidak mengenakan apa-apa, maka tetaplah di rumah dan jangan keluar. Jika Anda keluar, kenakan masker untuk mengurangi infeksi dari percikan," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading