Blak-blakan Wagub DKI Jawab Kritik Makam Tutup Tapi Mal Buka

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
15 May 2021 10:15
Wagub DKI, Ahmad Riza Patria. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Ahmad Riza Patria buka-bukaan merespons kritikan sejumlah kalangan perihal penutupan tempat pemakaman umum (TPU) di ibu kota.

Seperti diketahui, TPU ditutup pada periode lebaran, yakni mulai 12 hingga 16 Mei 2021 mendatang. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilisasi masyarakat lintas wilayah saat momen Hari Raya Idulfitri.

Namun, sejumlah peziarah di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat, memprotes kebijakan itu. Mereka membandingkan kebijakan penutupan itu dengan mall yang tetap buka.

"Ya memang mal dan lain-lain juga berpotensi kerumunan, cuma kan sudah dibatasi, kan tempat pariwisata masuknya dibatasi 30% dan secara online, kalau di kuburan kan nggak bisa secara online, sulit membatasinya. Makanya (TPU) ditutup pilihan terbaiknya," ujar Riza saat dihubungi detik.com, Jumat (14/5/2021).



Riza mengatakan TPU ditutup untuk ziarah hanya berlangsung hingga Minggu (16/5/2021). Setelah itu, warga boleh berziarah kembali.

"Kebijakan penutupan pemakanan sementara sampai hari Minggu dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan. Karena kita tahu ziarah kubur di musim Lebaran ini sangat padat, menimbulkan gesekan, apalagi jalannya kecil-kecil gang-gangnya. Kumpul semua keluarga, dari kakek, nenek, dari ibu, cucu biasanya kumpul semua di situ. Di situ dapat berpotensi kerumunan, pada akhirnya dapat menularkan (virus corona)," katanya.

"Makanya kita harus hati-hati, ada varian baru dari Inggris, dari India, dari Afrika Selatan yang penyebarannya lebih mudah, lebih cepat. Karena itu harus ada upaya ekstra melakukan upaya pembatasan, di antaranya tempat-tempat yang berpotensi jadi kerumunan, termasuk di kuburan, tempat pemakaman," katanya.

Berita selengkapnya >>> Klik di sini



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading