PGN Targetkan Pipa Gas Interkoneksi Jabar Rampung Q4 2021

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
11 May 2021 19:47
Dok PGN

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), optimistis pembangunan proyek strategis interkoneksi Pipa South Sumatera West Java (SSWJ)-West Java Area (WJA) bisa rampung tepat waktu, tepatnya triwulan IV 2021 ini.

Saat ini tengah dilakukan pembangunan Metering and Regulating Station (M/RS) dan pipa 24" sepanjang 1,4 km.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Achmad Muchtasyar mengatakan, dengan adanya interkoneksi pipa SSWJ-WJA, akan memperkuat jaringan pipa PGN untuk pengaliran gas Pupuk Kujang Cikampek dan Pertamina RU VI Balongan.


"Proyek ini berpotensi menyalurkan pasokan gas ke Pupuk Kujang Cikampek sebesar 25 BBTUD dan RU Balongan sampai dengan 10 BBTUD," ungkapnya dalam keterangan resminya, Selasa, (11/05/2021).

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan terintegrasinya Pipa SSWJ-WJA, nantinya gas bumi dari Lapangan Gas Sumbagtengsel yang dialirkan melalui Pipa SSJW I-Bojonegara-Cikande-Bitung akan terkoneksi dengan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pertagas yang tersambung dengan Pipa WJA.

Dia mengatakan, interkoneksi akan meningkatkan kapasitas penyaluran secara sistem terintegrasi dengan kapasitas penyaluran gas maksimal kurang lebih 165 miliar British thermal unit per hari (BBTUD). Pengerjaan dari interkoneksi pipa ini diharapkan bisa rampung pada triwulan IV tahun ini.

Tidak hanya melakukan kunjungan ke proyek pembangunan Interkoneksi Pipa SSWJ-WJA, Achmad juga meninjau penyaluran gas existing di PLTGU Cilegon dan keandalan sistem penyaluran gas.

"Tinjauan ini juga sebagai wujud kontribusi PGN dalam mendukung pelaksanaan Satgas Ramadan Idul Fitri (RAFI) 2021 PT Pertamina Persero. Kami berkomitmen menjaga keamanan penyaluran gas bumi untuk pelanggan, termasuk juga keselamatan pekerja yang bertugas," tegasnya.

Pihaknya berharap pasokan gas bumi PGN bisa meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi dalam negeri untuk pembangkit listrik, kebutuhan energi industri di Jawa Bagian Barat, sampai ke usaha komersial seperti hotel, restoran, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan rumah tangga.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading