Ada Krisis Semikonduktor, Produksi Mobil RI Mulai Terganggu

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
11 May 2021 16:55
Volkswagen export cars are seen in the port of Emden, beside the VW plant, Germany March 9, 2018.  REUTERS/Fabian Bimmer

Jakarta, CNBC Indonesia - Krisis bahan baku komponen semikonduktor sedang dihadapi industri otomotif di seluruh dunia. Hal ini juga berdampak pada industri otomotif di Indonesia. Dampaknya calon konsumen harus menunggu inden karena produksi mobil membutuhkan waktu lebih lama.

"Makanya sedikit terganggu, walau mungkin mudah-mudahan nggak semua dan bisa segera diatasi, namun semikonduktor ini masih agak panjang ceritanya," kata Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara kepada CNBC Indonesia, Selasa (11/5/21).

Ketersediaan komponen semikonduktor ini menjadi bagian penting bagi industri otomotif khususnya di sektor elektronik dan komputer pada mobil. Saat ini negara produsen semikonduktor seperti Taiwan juga sedang berusaha meningkatkan produksi di tengah keterbatasan pandemi Covid-19.


"Hal-hal penting bersumber dari principal-nya, karena sifatnya global tergantung mobilnya dari mana, apa Jepang, China, Korea. Jadi pembahasan principal," sebut Kukuh.

Pengamat Otomotif Bebin Djuana menilai pihak perusahaan otomotif pasti bakal bekerja keras dalam memenuhi kekurangan semikonduktor tersebut. Salah satu caranya adalah mencari vendor lain yang bisa memenuhi. Namun, itu pun tidak mudah karena pemainnya tidak banyak.

"Berkaitan dengan investasi, barang seperti semikonduktor ini kan perlu investasi besar dengan laboratorium dan penelitian yang canggih. Namun, yang pasti principal juga bakal mencari opsi-opsi lain di luar pemasok utama," sebutnya.

Senada, Founder and Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu juga menilai pabrikan perlu berpikir keras untuk bisa memenuhi permintaan konsumen.

"Jelas ini jadi tantangan bagi industri untuk tetap menyediakan kendaraan bagi masyarakat," Kata Jusri kepada CNBC Indonesia, Selasa (11/5/21).


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading