Vaksin Gotong Royong Sebentar Lagi, Harganya Kemahalan?

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
11 May 2021 16:50
Kedatangan vaksin sinopharm/ foto kemenkominfo

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga untuk vaksinasi mandiri/gotong royong sudah ditetapkan sebesar Rp 500 ribu per dosis. Sementara suntikan vaksin dibutuhkan sebanyak dua kali, artinya pengusaha akan merogoh kocek mencapai Rp 1 juta per pekerja.

Pada masa pandemi banyak sektor usaha yang masih lesu, apalagi pekerja satu perusahaan tidak hanya satu dua orang membuat pengusaha putar otak jika ingin melakukan vaksinasi cepat dari program swasta ini. Walaupun sudah diimbau program ini hanya untuk perusahaan yang mampu, dan tidak ada unsur paksaan dari otoritas.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira, menjelaskan harga vaksinasi gotong royong/mandiri ini masih tergolong mahal. Terutama untuk pengusaha yang memiliki kemampuan finansial yang kecil.


"Masih tergolong mahal, karena Sinovac saja harganya Rp 245 ribu per dosis, jadi vaksin gotong royong masih menimbulkan dua celah ketimpangan," kata Bhima kepada CNBC Indonesia, Selasa (11/5/2021).

Ia menjelaskan ketimpangan pertama, antara pengusaha yang memiliki kemampuan finansial dengan usaha kecil. Akibatnya Usaha Mikro Kecil Menengah akan sulit mendapat akses.

"Jangankan belum vaksin untuk karyawan dan keluarga bertahan saja dalam keadaan sulit, apalagi harga dua dosisnya Rp 1 juta, kemudian untuk usaha padat karya dengan karyawan banyak apa iya akan digratiskan oleh pengusaha?" kata Bhima.

Seharusnya, harga vaksin yang dibebankan kepada pengusaha bisa lebih murah dari itu. Apalagi harga Sinovac hanya Rp 245 ribu per dosis, maka seharusnya harga penyuntikan jangan lebih dari Rp 300 ribu (dua kali suntik Rp 600 ribu).

Selain itu ketimpangan kedua, soal akses vaksin. Bhima menjelaskan perusahaan bisa saja cenderung memprioritaskan ke kelas staf senior, manajemen, direksi. Sementara golongan staf ke bawah belum tentu mendapat jatah.

"Ujungnya harus menunggu vaksin gratis, padahal vaksinasi gratis baru 7% dari total penduduk. Kalau satu kantor tidak divaksin semua ya percuma saja. Sedangkan kalau divaksin semua karyawan akan jadi beban kas perusahaan," jelas Bhima.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan harga untuk vaksin gotong royong ditentukan Rp 375 ribu per dosis dan biaya distribusi dan penyuntikkan Rp 125 ribu sehingga total biaya per dosis Rp 500 ribu. Sementara untuk dua dosis Rp 1 juta


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Karpet Merah Vaksin Gotong Royong


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading