Prabowo Borong 25 Ribu Senjata Pindad Terbaru, Buat Apa?

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
06 May 2021 16:40
Ilustrasi latihan perang tentara Taiwan. (AP/Chiang Ying-ying)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memborong 25 ribu pucuk senjata SS2-V5 A1 yang merupakan versi terbaru dari seri SS2 yang jadi kebanggaan Pindad. Senjata-senjata dipakai untul latihan peserta komando cadangan (Komcad).

"Penggunaan senjata untuk Komcad digunakan pada saat latihan, jadi bukan nanti Komcad (senjatanya) dibawa-bawa pulang, tidak seperti itu," kata Biro Humas Kemhan RI dalam keterangan tertulis kepada CNBC Indonesia, Kamis (6/5).

Kemenhan menjelaskan pelatihan ini merekrut 2.500 orang, dari yang semula 25 ribu Komcad. Pelatihan kali ini hanya untuk Matra Darat dengan sasaran spesifik beberapa lembaga.


"Untuk pertama kali ini, pertimbangannya adalah situasi pandemi dan kebutuhan anggaran negara untuk mengatasi Covid dan PEN. Dengan demikian, untuk pembentukan Komcad untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komput TNI, dialokasikan sementara hanya 2.500 orang," katanya.

Saat ini memang yang memiliki sarana latihan yang memadai untuk jumlah itu baru angkatan darat.

Kemenhan di bawah Menhan Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa pembentukan komponen cadangan. Kemhan menegaskan komponen cadangan bukan wajib militer.

Seleksi penerimaan ini akan diadakan pada minggu I, II, dan III bulan Juni 2021, sedangkan pendidikan pelatihan dasar kemiliteran selama 3 bulan akan dimulai sejak minggu ke-4 bulan Juni sampai dengan September 2021. Perekrutan Komponen Cadangan dilakukan atas dasar sukarela.

Sebagai langkah awal, pendidikan dan pelatihan akan dilaksanakan di Pulau Jawa, dengan alokasi sebanyak 2500 orang. Pendidikan akan dilaksanakan di Rindam-Rindam yang ada di Pulau Jawa yaitu Rindam Jaya/Jayakarta, Rindam III/Siliwangi, Rindam IV/Diponegoro, dan Rindam V/Brawijaya. Penerimaan tahap pertama diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa, PNS, dan pegawai BUMN/BUMS, serta pembina muda Pramuka.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading