Internasional

Heboh Menlu Filipina Maki-maki China Pakai Kata Tak Senonoh

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
03 May 2021 15:59
Penjaga Pantai Filipina / Satuan Tugas Nasional-Laut Filipina Barat, beberapa dari 220 kapal Tiongkok terlihat tertambat di Whitsun Reef, Laut Cina Selatan (Philippine Coast Guard/National Task Force-West Philippine Sea via AP) Foto: AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik China dan Filipina di Laut China Selatan (LCS) makin jadi. Terbaru, Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin Jr mengecam China dengan bahasa non diplomatik di media sosial Twitter.

Dalam Bahasa Inggris, ia mengusir China dengan kalimat "Get The Fuck Out". Ia memang terkenal sangat vocal mengkritik Beijing di bawah pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte yang tampak dekat dengan Xi Jinping.



Dalam kritiknya Locsin juga menyebut "pembicaraan diplomatik ramah tamah tak membuahkan hasil". Ia pun menyamakan China dengan "orang bodoh dan jelek yang kerap memaksakan kehendak pada pria tampan yang hanya ingin jadi teman".

Belum ada komentar lebih jauh dari Kedutaan Besar Filipina soal ini. 

Filipina dan China terjebak perselisihan menahun soal LCS. Maret, perselisihan makin runcing karena masuknya 220 kapal China ke Whitsun Reef.

Manila berulang kali menuntut China pergi dari lokasi tersebut. Namun hal ini kerap tak dihiraukan di mana China berdalih keberadaan kapalnya masih di teritori negara itu.

Hal ini akhirnya membuat Filipina menerjunkan angkatan laut dan penjaga pantai untuk melakukan latihan maritim. Namun Kemlu Filipina menyebut ada upaya China melakukan 'tindakan agresif" terhadap kapal-kapal Filipina di dekat Scarborough Shoal.

Scarborough adalah salah satu daerah penangkapan ikan terkaya di kawasan itu. Scarborough Shoal berada 240 kilometer di sebelah barat pulau utama Luzon di Filipina dan 470 mil laut pantai China terdekat.

China menduduki area itu sejak 2012. Sebelumnya pengadilan internasional 2016 memenangkan Filipina namun tak pernah diindahkan China.

Pekan China yang menyebut area itu Pulau Huangyan menegaskan mereka memiliki kedaulatandi  wilayah yang juga dikenal dengan nama "Bajo de Masinloc" itu. China malah mendesak Filipina untuk tidak meningkatkan konflik.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Takut di 'Dor' China, Filipina Keluarkan Jurus Baru di LCS


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading