Pesan Jokowi ke Kepala Daerah: Vaksin Jangan Distok!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
29 April 2021 09:15
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh kepala daerah yang tersebar di Indonesia terus menggenjot vaksinasi massal dalam rangka mencegah rantai penularan Covid-19.

Berbicara dalam pengarahan kepada kepala daerah se-Indonesia, Jokowi tak ingin mendengar ada daerah yang dengan sengaja menghentikan program vaksinasi massal.



"Tugas pemerintah pusat adalah menyiapkan vaksinasi, tapi kalau ada vaksinnya jangan sampai ada yang distok. Stok itu cukup 5%, segera disuntikkan ke beberapa target yang beberapa kali disampaikan," kata Jokowi, Kamis (29/4/2021).

Jokowi mengatakan hingga 27 April, vaksin yang telah disuntikkan kepada masyarakat baru mencapai 19 juta dosis. Pemerintah ingin agar pada Juli sudah ada sekitar 70 orang yang sudah divaksin.

"Siapa yang harus disuntik dahulu? Saya kira saya sudah berkal-kali sampaikan dan tidak perlu saya ulang," katanya.

Sebagai informasi, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sebelumnya telah mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terlalu mengkhawatirkan ketersediaan vaksin.

"Saya minta masyarakat jangan khawatir kekurangan suplai vaksin," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 3.852.000 dosis AstraZeneca. Sebelumnya, Indoneisa juga telah menerima pengiriman batch pertama vaksin multilateral dari COVAX Facility sebanyak 1.100.000 dosis.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Peringatkan Secara Keras Kalau Kasus Covid-19 Naik!


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading