Kapal Tanker Minyak Arab Saudi Diserang di Laut Merah

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 April 2021 20:19
Dua kapal tanker berbendera Iran dan Panama yang diamankan Bakamla di perairan Pontianak, Kalimantan Barat. (AP/Indonesian Maritime Security Agency)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan manajemen risiko keamanan maritim, Dryad Global, menerima laporan yang belum dikonfirmasi mengenai kemungkinan kapal tanker minyak NCC Dammam telah diserang di pelabuhan Laut Merah Saudi di Yanbu.

"Kami menerima laporan yang belum dikonfirmasi bahwa kapal, mungkin NCC DAMMAM telah diserang dari Pelabuhan Yanbu #SaudiArabia," tweet Dryad Global pada Selasa (27/4/2021).

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi langsung dari otoritas Saudi atas kemungkinan serangan tersebut.


Dilansir dari Reuters, Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengatakan telah mengetahui laporan insiden pada hari Selasa sekitar 2 mil laut dari Yanbu dan kini penyelidikan sedang berlangsung.

NCC Dammam sendiri merupakan kapal tanker kimia yang melewati Laut Merah dari Al Jubail, di timur Arab Saudi, menurut penyedia intelijen maritim VesselsValue.

Kapal sebelumnya diserang di perairan Laut Merah. Pada Desember 2020, Arab Saudi mengatakan bahwa sebuah kapal tanker yang berlabuh di pelabuhan Jeddah ditabrak oleh kapal bermuatan bahan peledak. Ini menyusul insiden terpisah di terminal Saudi lainnya di Laut Merah, di mana sebuah kapal tanker rusak akibat ledakan.

Sebuah koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang terlibat di Yaman di masa lalu telah menggagalkan upaya serangan menggunakan kapal-kapal bermuatan bahan peledak yang diluncurkan oleh gerakan Houthi, yang berpihak pada Iran di Yaman.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

RI Sita Kapal Tankernya di Kalimantan, Begini Reaksi Iran


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading