Tsunami Corona India, Apa Kabar WNI di Sana?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 April 2021 15:47
Health workers rest in between cremating COVID-19 victims in New Delhi, India, Monday, April 19, 2021. India has been overwhelmed by hundreds of thousands of new coronavirus cases daily, bringing pain, fear and agony to many lives as lockdowns have been placed in Delhi and other cities around the country. (AP Photo/Manish Swarup)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 29 WNI yang bermukim di India dinyatakan positif Covid-19. Namun, menurut Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI New Delhi, Hanafi, jumlah tersebut mungkin sudah berkurang.

"Hingga saat ini ada 29 orang WNI, mungkin sudah turun, yang positif Covid-19. Saat ini mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," kata Hanafi dalam program Profit CNBC Indonesia pada Selasa (27/4/2021).


Beberapa WNI yang positif Covid-19, kata Hanafi, sempat dirawat di rumah sakit. Namun, menurut laporan terbaru, mereka yang dirawat sudah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Lebih lanjut Hanafi mengatakan saat ini terdapat 750 WNI yang masih bermukim di India, yang tersebar di beberapa bagian. Guna menjalin komunikasi dengan mereka, pihak KBRI dan KJRI di Mumbai selalu memonitor kondisi mereka.

"Kami selalu menjalin komunikasi dengan mereka, baik melalui grup WhatsApp, Zoom meeting atau komunikasi personal satu per satu," tambahnya, menambahkan selain memonitor kondisi, mereka juga menyampaikan imbauan-imbauan supaya tetap menjaga protokol kesehatan.

Saat ini Kota New Delhi sedang diberlakukan lockdown yang berlangsung selama seminggu hingga 26 April kemarin, dan diperpanjang hingga 3 Mei.

Hanafi juga mengatakan saat ini masyarakat dilarang untuk bepergian jika tidak ada keperluan mendesak.

"Di jalan banyak polisi untuk memastikan bahwasanya yang lewat di jalan itu hanya untuk keperluan-keperluan pokok seperti bahan makanan dan sebagainya," katanya.

India kini menduduki posisi kedua dengan kasus infeksi terbanyak di dunia, yakni lebih dari 17,6 juta kasus, dengan lebih dari 197 ribu kematian, menurut data Worldometers.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pecah! Corona India Tembus 20 Juta, Sampai Pelosok Desa


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading