Tsunami Covid-19

Ada Eksodus Warga dari India, RI Batasi Penerbangan!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
23 April 2021 13:55
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam konfrensi Pers Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN. (Tangkapan Layar Youtube PerekonomianRI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa hari terakhir terjadi lonjakan penumpang internasional dari India ke Indonesia yang diduga karena 'ledakan' kasus Covid-19 di negeri Hindustan. Hal ini memuat pemerintah makin memperketat pemeriksaan kesehatan, khususnya penumpang dari India.

Bahkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan menerapkan kebijakan penerbangan selektif dan membatasi penerbangan dari India ke Indonesia.

"Ada kecenderungan di India begitu signifikan naik (kasus), tentu kita melakukan koordinasi dengan para sektor menyikapi itu sendiri. Kecenderungan ada pergerakan dan punya sikap selektif terhadap penerbangan dari India, di antaranya adalah membatasi penerbangan, kita lakukan secara selektif. Kedua, tidak ada penerbangan reguler, kargo dimungkinkan," kata Budi Karya di Jakarta, Jumat (23/4).


Namun, Indonesia masih membutuhkan pergerakan kargo dari India ke Indonesia, di antaranya vaksin yang akan jadi prioritas.

"Kita akan mengacu pada SE Dirjen Imigrasi dan mengatur searah dengan SE itu. Antara kemenhub, kemenelu, dan kesehatan dan juga kementerian," katanya.

Selain itu, Budi mengatakan bila ada pergerakan dari dalam negeri ke luar negeri melalui udara, pemerintah sudah melakukan pengetatan di 4 bandara yaitu Soekarno-Hatta, Samratulangi, Juanda, dan Medan.

"Di laut ada 3 yang kita berikan kesempatan di Dumai, Batam, dan Tanjung Pinang. Di darat Entikong dan Malinau," katanya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading