Internasional

Horor... Sehari 2.000 Orang Meninggal Karena Covid di India

News - Muh Iqbal, CNBC Indonesia
22 April 2021 05:00
A patient cries after a leakage in the oxygen plant of a hospital in Nashik, in the Indian state of Maharashtra, Wednesday, April 21, 2021. A local administrator in western India says 22 patients have died in a hospital when their oxygen supply was interrupted by a leakage in a supply tank. The official says the oxygen supply has since been resumed to other patients. (AP Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - India tengah mengalami periode terburuknya dalam pandemi covid-19. Bukannya mereda, pandemi COVID-19 di India justru makin mengkhawatirkan.

Data terbaru, lebih 2.000 ribu kasus kematian karena virus jahat itu ditemukan di India dalam sehari. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan kasus kematian harian sebelumnya.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (21/4/2021), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) India melaporkan sebanyak 2.023 kasus kematian akibat COVID-19 dalam 24 jam. Dengan penambahan 2.023, total korban meninggal akibat Corona di India menjadi 182.553 orang.


Pada Selasa (20/4), kasus kematian akibat COVID-19 di India mencapai lebih dari 1.700, tepatnya 1.761 kasus. Kondisi yang terjadi di India saat ini sungguh mengkhawatirkan.

Data penemuan kasus positif Corona di India hari ini juga tak kalah ngeri. Kemenkes India melaporkan sebanyak 295.000 kasus positif COVID-19 dalam 24 jam, setara dengan jumlah yang ditemukan di Amerika Serikat pada Januari 2021 lalu.

Perdana Menteri Narendra Modi, menyatakan India kembali harus berjuang dalam pertarungan besar. Modi tak memungkiri gelombang kedua Corona yang melanda negara berpenduduk 1,3 miliar itu seperti badai.

"Situasi terkendali hingga beberapa minggu yang lalu, dan kemudian gelombang kedua (virus Corona) datang seperti badai," kata Modi.
Dalam beberapa minggu terakhir memang berlangsung kegiatan yang memunculkan kerumunan di India. Salah satu kegiatannya, yakni festival keagamaan Kumbh Mela, yang dihadiri jutaan orang.

Bahkan, tidak hanya kegiatan keagamaan yang digelar. Kampanye politik, pernikahan mewah dan pertandingan kriket juga digelar, yang kemudian memunculkan kerumunan orang.

Sejumlah negara, seperti Amerika, juga khawatir dengan kondisi India. Sampai-sampai, sejumlah negara memberikan imbauan kepada warganya agar tidak bepergian ke India, termasuk mereka yang sudah menjalani vaksinasi penuh.

Sejumlah negara juga sudah mengeluarkan aturan pelarangan penerbangan ke India. Beberapa negara tersebut, di antaranya Hong Kong dan Selandia Baru.

Secara keseluruhan, jumlah kasus infeksi Corona di India sekarang mencapai 15,6 juta kasus, terbanyak kedua di dunia setelah Amerika Serikat, yang telah melaporkan lebih dari 31 juta kasus infeksi.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading