Ampun! Pengusaha Hotel dan Resto Angkat Tangan Bayar THR

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
16 April 2021 16:49
THR PNS

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaku usaha di sektor yang terdampak pandemi Covid-19 antara lain perhotelan hingga resto mengaku kesulitan untuk membayar kewajibannya dalam waktu dekat ini, yakni Tunjangan Hari Raya (THR). Setidaknya hanya sekitar dua pekan lagi, hak pegawai ini harus ditunaikan.

"Kita pikirkan karyawan diberikan THR. Sangat-sangat nggak mungkin sekali dengan kondisi sekarang untuk biaya operasional, nggak tertutupi, apalagi bayar (THR)," sebut Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar kepada CNBC Indonesia, Jumat (16/4/21).

Kesulitan itu tidak lepas dari kondisi sektor pariwisata yang juga belum tumbuh beberapa waktu ke belakang. Bukannya tumbuh, sektor ini makin parah setelah pemerintah melarang adanya mudik yang bakal membuat okupansi hotel kian menurun.


Sekjen Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Maulana Yusran menyebut saat ini seharusnya menjadi momen emas bagi pelaku usaha untuk bangkit dan memberikan THR. Sayang, peluang itu kembali sirna seperti tahun lalu.

"Momen lebaran itu satu dari tiga momen terbesar selain libur sekolah serta natal dan tahun baru. Di waktu normal, kedua momen lain ada potensi masyarakat ke luar negeri karena paket yang lebih murah. Jadi mudik lebaran seharusnya momen besar dan waktunya membayar THR, tapi kondisinya sekarang seperti ini," kata Maulana.

Senada, di sektor restoran pun sama. Wakil Ketum PHRI Bidang Restoran, Emil Arifin menyebutkan bahwa pendapatan bisnis restoran sepanjang tahun 2021 belum mengalami perbaikan. Sehingga, pelaku usaha memastikan pembayaran THR bagi karyawan akan dicicil.

"Saya kira dalam 3 bulan ini tidak ada perbaikan dalam bidang revenue kita. Rata-rata restoran juga flat itu THR akan kembali dicicil. Saya kira begitu," ujar Emil Arifin.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading